Cari Event


Jadwal Event

Favorit

Bandung: Tuan Rumah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia 2017

Bandung: Tuan Rumah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia 2017
Kategori : Festival dan Pameran
Alamat : Bandung, Jawa Barat
Start Date : Aug 26, 2017
Start Time : 07 : 00
End Date : Aug 26, 2017
Views : 54

Jika Danau Toba di Sumatera Utara merupakan tuan rumah pada tahun 2016 dan Pontianak di Kalimantan Barat pada tahun pertama tahun 2015, Karnaval Hari Kemerdekaan Indonesia yang spektakuler tahun ini, memperingati HUT RI ke-72 akan dipusatkan di kota Bandung yang sejuk dan bersejarah, Ibukota Provinsi Jawa Barat. Dimana Upacara Resmi kemerdekaan Indonesia diadakan pada tanggal 17 Agustus di Jakarta, Karnaval Hari Kemerdekaan akan berlangsung pada tanggal 26 Agustus 2017.

Untuk perayaan akhir ini, selebritis, seniman, seniman, dan tokoh budaya bangsa dari seluruh nusantara akan menampilkan karya terbaik mereka dalam karnaval yang mengusung tema: "Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama".

Dalam perjalanan menuju karnaval, berbagai acara pemanasan sebelumnya akan diadakan di kota di antaranya: Wayang Golek atau Pertunjukan Wayang Kayu Tradisional Sunda di Pendopo atau Grand Hall Bandung pada tanggal 19 Agustus 2017, Bandung Run 2017 Di sepanjang jalan utama Kota pada tanggal 20 Agustus 2017, dan Braga Culinary Night 2017 berada di sepanjang jalan nostalgia legendaris Jalan Braga pada tanggal 20 Agustus 2017.

"Karnaval akan menjadi puncak dan akhir dari keseluruhan rangkaian Peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-72, di mana semua diharapkan untuk ambil bagian dalam perayaan spektakuler ini," kata Sekretaris Negara, Pratikno.

Presiden Joko Widodo sendiri dijadwalkan menghadiri acara tersebut. Dan jauh dari sekedar menyaksikan dari pinggir lapangan, Presiden dan Ibu Negara akan ambil bagian dalam karnaval di dalam gerbong presiden yang didekorasi dengan indah.

Karnaval akan disorot dengan ribuan peserta. Parade dibawakan oleh Changka Panorama Secapa Army Drum Band; Parade Angkatan Darat; Mereka akan diikuti oleh bus wisata khas Bandung yang disebut "Bandros"; Kemudian, produksi kendaraan militer buatan Indonesia yaitu Anoa; Rombongan resmi Presiden dan menteri; Dan mobil dinas antik yang digunakan oleh Presiden pertama, Soekarno. Dengan hadirnya arak-arakan VVIP akan ada parade pengibaran bendera, pramuka, dan presentasi artistik yang ditunggu dari seni tradisional "Sisingaan", Komunitas Perawatan Kidung Museum, Komunitas Siswa Asia Afrika, sebuah parade Kereta-kereta yang ditarik kuda dari seluruh penjuru negeri, Komunitas Seni Dangiang Galuh Pakuan, Komunitas Budaya Jawa Barat, seni bela diri Pencak Silat, Kuda Renggong Sumedang, Istana Kapangranan Gebang Cigugur, Komunitas Historia Van Bandung, dan Liga Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Melengkapi daftar dalam karnaval masif ini adalah sepeda antik dan Asosiasi Mobil Antik Indonesia; Ditutup oleh perwakilan dari banyak desa tradisional seperti Cigugur di Kuningan, Kampung Naga di Tasikmalaya, Kuta di Ciamis, Ujung Jaya di Sumedang, Nagara Banceuy di Subang, Dukuh Pamengpeuk di Garut, Cikondang Ciwidey di Kabupaten Bandung, Ciptagelar di Sukabumi, Cangkuang di Garut, Mahumud di Kabupaten Bandung, Kampung Urug di Bogor, Giri Jaya Gunung Halimun di Sukabumi, Desa Budaya Sindany Barang di Bogor, dan Sumedang Larang.

Berawal dari persimpangan Simpang Lima, parade tersebut akan melewati Jalan Asia-Afrika menuju Hotel Savoy Homann dan Gedung Merdeka yang bersejarah (lokasi Konferensi Asia Afrika) dan berakhir di Alun-Alun Kota Bandung.

"Karnaval akan menampilkan kekayaan budaya Indonesia, sehingga budaya kita yang terwujud dalam berbagai bentuk seni dapat dilestarikan dan dengan demikian tahan uji " kata Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dalam Negeri Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti. Esthy selanjutnya mengatakan bahwa Karnaval Hari Kemerdekaan adalah kristalisasi rasa kesadaran Persatuan Nasional bangsa ini seperti yang diungkapkan oleh masyarakat di seluruh negeri.

Sebelumnya, karnaval tersebut dikenal dengan Festival Budaya, yang diadakan setiap tahun di Istana Negara di ibu kota Jakarta yang menampilkan delegasi dari seluruh 34 provinsi. Namun, sejak 2015, karnaval tersebut dipindahkan ke daerah bergantian.

Sementara itu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya dengan antusias mengantisipasi karnaval spektakuler tersebut, mengomentari bahwa acara tersebut telah dirancang dengan hati-hati dengan fitur luar biasa. "Setelah parade, juga akan ada pertunjukan di panggung di dekat Monumen Juang, di situlah semua orang akan berkumpul, dan pesta rakyat akan berlangsung. Semua seniman dan artis akan bergiliran memberi performa terbaik," kata Menteri Arief Yahya.

or cancel

Event Lainnya di jawa-barat more »