Cari Event


Jadwal Event

Favorit

Festival Budaya Dieng 2017: Ritual Mencukur Gimbal di Tempat Tinggal para Dewa

Festival Budaya Dieng 2017: Ritual Mencukur Gimbal di Tempat Tinggal para Dewa
Kategori : Festival dan Pameran
Alamat : Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah
Website : www.dieng.id
Start Date : Aug 3, 2017
Start Time : 08:00
End Date : Aug 5, 2017
End Time : 17:00
Fees : n/a
Views : 148

Mengungkap keindahan magis dataran tinggi yang diselimuti kabut di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah.  Festival Budaya Dieng 2017 akan diselenggarakan pada tanggal 4 sampai 6 Agustus 2017.

Diadakan setiap tahun sebagai perayaan masyarakat, festival ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, sebuah pameran produk terbaik Dieng, dan sebagai puncak acara: mencukur rambut gimbal anak-anak yang lahir dengan rambut unik ini. Upacara tersebut dikenal dengan nama Ruwatan anak gembel / gimbal.

Seperti biasa, festival ini akan disorot dengan melepaskanlentera tradisional, pertunjukan wayang kulit yang populer, pertunjukan seni dan budaya tradisional, dan pesta kembang api.  Festival akan semakin meriah dengan pertunjukan Jazz spesial berjudul Jazz di atas Awan, serta penampilan  anak-anak balet. Festival ini juga mengajak penonton untuk mengeksplorasi keindahan panorama Dieng yang memukau. Wisatawan akan menyaksikan matahari terbit yang spektakuler yang menghadap ke dataran tinggi, kabut pagi yang mengelilingi kompleks candi kuno, pemandangan Danau Telaga Warna dan Kawah Sikidang yang menakjubkan, dan banyak lagi.

Sebagai ciri utama festival ini, ritual pemangkasan rambut gimbal anak benar-benar luar biasa. Sementara rambut gimbal global yang biasa dikenal dengan gaya Rastafarian dari Jamaika, di dataran tinggi Dieng, rambut gimbal, atau rambut kusut bukanlah gaya yang dipilih melainkan fitur mistis yang hanya terjadi pada anak-anak di dataran tinggi Dieng.

Anak-anak dengan rambut gimbal Dieng terlahir dengan rambut normal, namun pada saat tertentu dalam usia muda, rambut mereka berubah menjadi gimbal. Berbagai penelitian untuk menyelidiki secara ilmiah penyebabnya belum menghasilkan penjelasan logis. Menurut kepercayaan lokal, bagaimanapun, anak-anak ini entah bagaimana dipilih oleh nenek moyang untuk menerima hadiah ini. Gimbal mungkin tidak dipangkas kecuali anak-anak itu sendiri yang memintanya, atau rambut seperti itu akan terus tumbuh kembali. Saat yang berharga saat rambut anak-anak gimbal dicukur dirayakan dalam serangkaian upacara ritual yang dikenal dengan Ruwatan Anak Gimbal.

Upacara dimulai dengan prosesi anak-anak gimbal yang dibawa berkeliling desa, diarak di kereta kuda tradisional Jawa atau Dokar, dijaga oleh Manggala Yudha atau pasukan kerajaan dan diikuti oleh berbagai prosesi kesenian tradisional. Anak-anak istimewa kemudian akan dibawa ke Candi Arjuna di kompleks Kuil Dieng dimana ritual pemotongan rambut gimbal akan berlangsung. Selanjutnya, rambut yang dicukur akan dibawa ke danau dan terendam disini sebagai simbol mengembalikan rambut kembali ke nenek moyangnya.

Terletak sekitar tiga jam perjalanan dari Yogyakarta, atau dua jam dari barat daya kota Semarang, dataran tinggi Dieng benar-benar mengagumkan. Secara harfiah diterjemahkan sebagai "Tempat Tinggal para Dewa", dataran tinggi Dieng tidak hanya menyajikan koleksi kuil yang luar biasa yang diyakini dibangun pada abad ke-8, namun juga berada dalam latar belakang pegunungan yang menarik dan dikelilingi oleh budaya mistis masyarakatnya.

Informasi lebih lanjut tersedia di : www.dieng.id

or cancel

Event Lainnya di jawa-tengah more »

BOROBUDUR MARATHON 2017: Melintasi pemandangan menakjubkan di Jawa

BOROBUDUR MARATHON 2017: Melintasi pemandangan menakjubkan di Jawa

( Nov 18, 2017, 07 : 00 / Nov 18, 2017, 17 : 00 )

BOROBUDUR INTERNATIONAL FESTIVAL 2017: Pameran Seni dan Budaya yang menarik

BOROBUDUR INTERNATIONAL FESTIVAL 2017: Pameran Seni dan Budaya yang menarik

( Jul 27, 2017, 08 : 00 / Jul 29, 2017, 17 : 00 )