Favorit

5 Tempat Belanja Barang Kerajinan Favorit di Yogyakarta

Yogyakarta, yang terletak di bagian selatan-tengah pulau Jawa, adalah kota yang relatif kecil namun ramai dengan banyak keajaiban untuk dijelajahi. Dari panorama alam yang megah, seni rupa lokal, tradisi sejarah, masakan kuliner yang lezat hingga warisan budaya Jawa. Kota ini juga merupakan kota favorit menuju ke Candi Borobudur yang inspiratif. Inilah alasan mengapa Yogyakarta adalah tujuan kedua yang paling banyak dikunjungi di Indonesia setelah Bali. Karena warisannya yang kaya, Yogyakarta menghasilkan berbagai jenis kerajinan tangan. Berikut adalah beberapa tempat, di mana Anda dapat menemukan barang kerajinan yang merupakan buatan tangan asli dan dibuat oleh perajin terampil kota:

 

1. Perak Kota Gede

Kawasan yang disebut Kota Gede adalah bagian tua kota dan dikenal secara internasional dengan peraknya yang indah. Sejumlah toko, pabrik dan bengkel berlokasi di sini, berada di dalam bangunan warisan yang dulu merupakan rumah para pedagang dan bangsawan, yang didefinisikan oleh arsitektur bergaya masa lalu. Pengunjung dipersilahkan untuk melihat dan mempelajari seni perak. Sejumlah tempat akan memberi Anda kesempatan untuk membuat perhiasan tanda tangan Anda sendiri. Amati secara dekat dan pribadi bagaimana bar perak diubah menjadi karya seni indah yang indah penuh dengan detail. Produk jadi termasuk aksesoris buatan tangan, seperti nkalung, bros, liontin, gelang dan anting, tapi juga souvenir miniatur, patung cor perak dan tas perak yang indah, dibuat dengan teknik kerawang. Perak Yogya bisa dibedakan dengan teknik pembakarannya yang menekankan relief antara bayangan hitam dan biang perak yang berkilauan. Anda akan menemukan bahwa berbelanja perak di Kota Gede menawarkan penawaran yang lebih baik daripada di tempat lain di Yogyakarta.

Menuju Lokasi

Bergantung pada grup tur yang Anda kunjungi, Anda bisa menyewa sepeda, sepeda motor, mobil atau naik taksi. Kotagede tidak jauh dari pusat kota, terletak sekitar 10km tenggara Yogyakarta. Untuk transportasi sekitar, Anda juga bisa mencoba Andong (kereta kuda) atau Becak. Transportasi lokal bisa mengantarkan Anda berkeliling dalam tur, tapi pastikan untuk menegosiasikan harganya sebelum memulai perjalanan. Sementara di Kotagede, Anda juga harus mengunjungi beberapa landmark di sini seperti pasar Kotagede, Masjid Agung dan komplek makam Raja-raja Mataram tua.

 

2. Tembikar dan Keramik di Desa Kasongan

Desa Kasongan dulunya hanyalah sebuah desa biasa yang bisa Anda temukan di sekitar Yogyakarta namun kini telah menjadi tujuan wisata tersendiri. Saat ini, Kasongan merupakan salah satu produsen kerajinan keramik terbesar di Yogyakarta. Sebagian besar penghuninya bekerja mengolah tanah liat untuk rumah tangga dan peralatan dapur. Produk asli yang dibuat dengan kepekaan artistik dan pengerjaan alami telah mendorong Kasongan menjadi kawasan wisata gerabah lokal. Sebuah kolaborasi antara pengrajin berbakat, pemerhati seni, pedagang, turis, dengan dukungan pemerintah telah membantu desa tersebut untuk bangkit dan melakukan bisnis global di seluruh dunia. Dekorasi rumah yang lebih modern, seperti ubin batu berukir, vas keramik, piring dan pahatan adalah beberapa spesialisasi yang disukai oleh pengunjung.

Menuju Lokasi

Terletak sekitar 8 km ke arah barat daya pusat kota Yogyakarta, yang terbaik adalah menyewa mobil atau taksi, jadi Anda tidak akan kesulitan mengangkut gerabah Anda. Berjalanlah di sekitar jalan satu jalur tempat pajangan, dan kemudian berjalan beberapa saat lagi untuk melihat lebih dekat dan menemukan barang berharga yang tersembunyi untuk dibawa pulang.

 

3. Berbelanja Tanpa Batas di Sepanjang Jalan Malioboro

Jika Anda hanya memiliki waktu yang terbatas untuk mengunjungi Yogyakarta, maka Malioboro adalah hotspot pengunjung utama untuk berbelanja. Anda mungkin menemukan semuanya tersedia di jalan ini. Dari warung-warung sederhana yang menjual masakan lokal hingga pusat perbelanjaan modern dan hotel mewah. Jalan sibuk siang hari dan meriah di malam hari. Trotoar pinggir jalan dibagi di antara pengunjung dan pedagang kaki lima pada pagi sampai sore, namun saat malam hari, penjual makanan menyebar dengan Lesehan (makan di tempat duduk di lantai berkarpet plastik dan meja rendah). Musisi jalanan akan menghibur Anda dengan pertunjukan akustik saat Anda menikmati lampu kota. Beberapa tempat belanja yang harus dikunjungi di Malioboro adalah:

Dagadu
Alamat : Malioboro Mall, Lower Ground
Mereka menghasilkan kaus kontemporer yang lucu dengan slogan-slogan seputar masyarakat, budaya dan gaya hidup Yogyakarta.

 

Mirota
Alamat : Jl. Jend. A. Yani No. 9. Telepon: +62 274 588524
Anda mungkin merasa kewalahan berjalan ke toko yang menarik ini. Menjual hampir semuanya mulai dari barang trendi saat ini sampai barang antik. Mirota Batik menjual kerajinan tangan dari kulit, perak, tekstil, keramik, lukisan hingga potongan sejarah yang ikonik. Bagi pemburu barang penasaran, itu adalah surga pilihan dan gaya. Pertunjukan musik live, tarian dan pameran lukisan batik merupakan poin tambahan dari nilai yang ditawarkan kepada pengunjung jasa sambil berbelanja.

 

4. Batik Beringharjo

Beringharjo adalah pasar tradisional terbesar yang patut dikunjungi saat berada di Yogyakarta. Secara historis, nama Beringharjo diberikan oleh almarhum Sultan Hamengku Buwono VIII. "Bering" berasal dari asal mulanya yang pada awalnya merupakan hutan beringin, sementara "Harjo" mengungkapkan harapan bahwa tempat ini akan membawa kemakmuran bagi masyarakat. Pintu masuk utama Pasar Beringharjo ada di sisi barat yang berhadapan langsung dengan Jalan Malioboro.

Di gerbang masuk, pengunjung bisa membaca nama ‘Pasar Beringharjo’, ditulis dengan huruf romawi dan huruf Jawa. Vendor disini menjual barang mulai dari kebutuhan pokok sehari-hari (daging, sayuran, buah-buahan, rempah-rempah dan rempah-rempah) hingga berbagai jenis kerajinan seperti batik, souvenir, mainan dan karya seni. Pengunjung didorong untuk menawar.

Bangunan ini terbagi menjadi zona. Pada tingkat pertama, Anda akan melihat pintu masuk sisi utara, dengan sisi baratnya adalah penjual yang menjual buah-buahan, sayuran, dan makanan lezat tradisional yang lezat. Sisa pasar menawarkan berbagai macam batik berkualitas dengan harga terjangkau, cocok untuk souvenir. Di lantai berikutnya, ada sejumlah toko yang menjual rempah-rempah, seperti asam jawa, temulawak, jahe, kayu manis dan banyak lagi.

Menuju Lokasi

Alamat : Jl. Pabringan 1, Telepon: +62 274 515871, +62 274 561510

Pasar ini tepat berada di jantung kota Yogyakarta, bisa dijangkau oleh segala jenis transportasi. Anda bisa memilih transportasi umum dari Bandara Adisucipto, naik bus Trans Jogja 3A atau 3B, berhenti di depan kantor gubernur Yogykarta. Kemudian terus berjalan sekitar 100 meter, di sepanjang jalan yang sama.

 

5. Ubin Semen Tradisional Tegel Kunci

Saat ini, barang antik untuk dekorasi rumah dan interior sekali lagi menjadi trendi. Pabrik genteng semen lokal ini memiliki akar sejarah yang jauh dari tahun 1927. Pada tahun 2013 perusahaan menghidupkan kembali popularitas dari mulut ke mulut, dengan menambahkan lebih banyak produksi custom khusus, ubin pada satu waktu. Ubin semen dikenal dengan daya tahan. Ini berfungsi untuk memberi gaya dan rasa istimewa tersendiri. Saat ini, ubin semen dengan warna dan motif yang jelas digunakan sebagai aksen dan sorotan ke sebuah ruangan. Apakah itu ditanam di dinding di samping dapur stainless steel atau di lantai yang berbatasan dengan lounge favorit Anda, ubin ini serbaguna untuk digabungkan dengan arsitektur gaya modern. Ubin dibuat dan diwarnai sepotong demi sepotong sesuai pesanan anda.

Menuju Lokasi

Anda bisa mengunjungi alamat mereka, di Jl. Pakuningratan No.70, Cokrodiningratan, Jetis. Telepon: +62 274 - 512707 Faks: +62 274 - 517505.