Cari Event


Jadwal Event

Favorit

Festiva Bekudo Bono 2018 di Riau : Surfing Seru Di Sungai Kampar yang Berombak

Festiva Bekudo Bono 2018 di Riau : Surfing Seru Di Sungai Kampar yang Berombak
Kategori : Festival dan Pameran
Alamat : Teluk Meranti, Provinsi Riau
Start Date : Waktu Ditentukan Kemudian
Views : 113

Penggemar surfing, pencari sensasi, dan pecandu adrenalin, bersiap diri! pada tahun 2018, Festival Bekudo Bono 2018 akan kembali menghadirkan gelombang yang paling menantang, tidak berada di pantai seperti surfing pada umumnya, tapi jauh ke dalam Sungai Kampar di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Biasanya diadakan pada bulan November, tahun ini festival ini akan berlangsung saat air pasang berada pada posisi tertinggi yang tanggalnya akan ditentukan kemudian.

Baru-baru ini ditemukan oleh komunitas surfing sungai pasang surut internasional, Bono Tidal Bore melaui muara Sungai Kampar di Provinsi Riau menarik komunitas selancar dari seluruh dunia ke “pororoca” Indonesia yang menakjubkan ini. Kampar adalah sungai yang panjang yang mengalir dari pegunungan Bukit Barisan di sebelah barat pulau Sumatera. Sungai mengalir deras di sepanjang pantai barat pulau itu, lalu berkelok-kelok di seluruh provinsi Riau, akhirnya mencurahkan air ke Selat Malaka, di pantai timur Sumatra.

Sepanjang jalurnya yang panjang, sungai tersebut terbelah menjadi dua cabang besar yang dikenal sebagai Kampar Kanan dan Kampar Kiri. Kedua cabang ini kemudian bertemu di Langgar di Kabupaten Pelalawan, di muara Kampar. Di sini kedua cabang bergabung dengan banyak sungai lainnya sehingga Kampar menyalurkannya ke mulut sungai yang lebar. Pada setiap pasang, ombak tinggi dari laut terhempas dan bertemu arus hilir sungai Kampar. Dimana dua energi yang berlawanan bertemu, dan  apalagi, yang disebabkan oleh corong sungai, - gelombang pasang surut Kampar yang fenomenal terbentuk, mengalir deras di pedalaman, berguling ke lebih dari 60 km ke hulu sungai.

Gelombang pasang ini dikenal oleh masyarakat lokal dengan sebutan "Bono", yaitu  gelombang yang cepat dengan suara gemuruh keras pada kecepatan 40 kilometer per jam. Surfing di sungai bisa naik setinggi 4 sampai 6 meter, sekaligus menciptakan barrel yang disukai peselancar.

Setiap tahun, festival ini menampilkan usaha untuk memecahkan rekor dunia untuk perjalanan terpanjang dan terjauh di sungai. Tahun lalu, setidaknya 20 peselancar paling berpengalaman di dunia ambil bagian dalam festival sejenis ini. Sebuah rekor individu baru dibuat oleh Australian Surfer James Cotton yang berhasil mengendarai pasang surut selama 1,2 jam dengan jarak tempuh 17,2 km. Prestasi tersebut memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Steve King dari Inggris yang menempuh jarak 12,23 km dalam 1,6 jam.

Gelombang pasang Kampar yang dinamai Bono oleh penduduk setempat terjadi secara teratur di Teluk Meranti, pertama kali ditemukan oleh bore-rider Prancis dan Brasil, di mana mereka menemukan sensasi yang berbeda. Sejak saat itu, banyak penggemar bore-ride telah berkelana untuk berselancar di gelombang Sungai Kampar atau dikenal juga “Tujuh Hantu”.

Untuk mencapai Teluk Meranti, seseorang perlu terbang ke Pekanbaru, ibu kota daratan Riau, dari Jakarta atau Medan. Dari bandara Pekanbaru dibutuhkan sekitar 5 sampai 6 jam perjalanan dengan mobil untuk mencapai Teluk Meranti. Di sini, penduduk setempat membuka rumah mereka sebagai akomodasi bagi pengunjung. Meski sederhana, homestaynya bersih.

or cancel

Event Lainnya di riau more »

Festival Sungai Bono (Bono River Festival) Tahun 2017 di Riau

Festival Sungai Bono (Bono River Festival) Tahun 2017 di Riau

( Mar 11, 2017, 08:00 / Mar 30, 2017, 17:00 )