Cari Event


Festival Budaya Lembah Baliem 2018 : Tradisi Perang Kesukuan yang Seru di Lembah Baliem, Papua

Festival Budaya Lembah Baliem 2018 : Tradisi Perang Kesukuan yang Seru di Lembah Baliem, Papua
Kategori : Festival dan Pameran
Alamat : Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua
Start Date : Aug 8, 2018
End Date : Aug 10, 2018
Views : 1374

Jelajahi perbatasan terakhir pulau Papua terpencil, memulai perjalanan budaya yang spektakuler dan menghadiri Festival Budaya Lembah Baliem 2018 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 - 10 Agustus 2018.

Ini adalah satu kesempatan ketika semua suku yang beragam dari dataran tinggi Wamena dan Lembah Baliem seperti Dani, Lani, dan Yali berkumpul untuk merayakan festival tahunan mereka. Tahun ini festival akan dipusatkan di kabupaten Jayawijaya. Terletak tinggi di pegunungan Jayawijaya di sisi Indonesia dari pulau New Guinea, Baliem adalah lembah hijau yang memukau yang lama tersembunyi di balik perbukitan yang membumbung tinggi.

Sorotan Festival adalah perang kesukuan yang dilakukan untuk menjaga kelincahan dan kesiapan para suku untuk mempertahankan desa mereka. Untuk mempersiapkan pertempuran yang tidak sungguhan ini, panitia telah menyiapkan arena 400m dengan jarak 250 m yang akan diisi dengan 500 sampai 1000 prajurit dan penari.

Simulasi perang kesukuan tersebut rencananya akan digelar selama dua hari yang menampilkan sekitar 26 kelompok yang terdiri dari 30-50 pejuang. Pertempuran ini disertai dengan musik tradisional Papua Pikon. Pikon adalah alat musik yang terbuat dari kulit kayu yang menghasilkan suara saat satu pukulan. Suara yang tercipta menghasilkan musik yang menenangkan. Tidak banyak orang yang bisa bermain instrumen karena membutuhkan keahlian khusus.

Diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten Jayawijaya, festival ini bertujuan mengenalkan dan melestarikan nilai dan budaya suku tradisional Lembah Baliem. Festival Lembah Baliem 2018 akan ditingkatkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang menarik, termasuk tarian tradisional Papua, balap babi, Lempar Tombak Rotan Puradan, Permainan Tombak Sikoko, pertunjukan musik tradisional Papua, dan masih banyak lagi.

Juga akan ada kompetisi khusus lomba melempar dan memanah Sege bagi pengunjung mancanegara sebagai tanda apresiasi atas kehadiran mereka. Pengunjung juga dapat merasakan arti sebenarnya dari seorang warga Papua dengan mengenakan kostum tradisional Koteka dan kulit mereka dihitamkan sehingga mereka juga bisa menjadi bagian dari perayaan.

Bergabunglah dengan orang banyak dan pelajari apa yang membuat mereka tersenyum, tertawa, dan bersorak. Festival Lembah Baliem 2018 menanti, menawarkan kenangan berlimpah tentang tanah magis Papua.

Tak hanya terkenal dengan pemandangannya yang indah dan tradisi yang menarik, Lembah Baliem juga merupakan tempat dimana pengunjung bisa melihat mumi. Tiga mumi dipelihara di Distrik Kurulu, tiga lainnya dipelihara di Distrik Assologaima dan satu diawetkan di Distrik Kurima. Mumi ini adalah jenazah kepala suku sebelumnya dan komandan suku Dani, suku mayoritas di Wamena. Mereka dipelihara menggunakan metode tradisional dan bisa bertahan hingga ratusan tahun.

Untuk mencapai Lembah Baliem terbang ke kota Wamena via Jayapura. Ada penerbangan harian yang tersedia ke Jayapura dari Jakarta dan Makassar. Untuk menghadiri Festival sebaiknya hubungi agen perjalanan yang berpengalaman.

or cancel