Cari Event


Festival Pacu Jalur 2018 di Kuantan Singingi : Balapan Perahu Tradisioal yang Sangat Populer di Riau

Festival Pacu Jalur 2018 di Kuantan Singingi : Balapan Perahu Tradisioal yang Sangat Populer di Riau
Kategori : Festival dan Pameran
Alamat : Kuantan Singingi, Riau
Start Date : Aug 29, 2018
End Date : Sep 1, 2018
Views : 2324

Provinsi Riau merupakan bagian dari daratan pulau besar Sumatera dan hingga sekarang lebih dikenal sebagai sentra produksi minyak indonesia.

Saat ini, dengan industri pariwisata yang sedang booming, Riau tidak ingin tertinggal dalam menarik wisatawan ke pantainya. Jadi sekarang, di samping Festival Bakar Tongkang dan Festival Bekudo Bono yang paling terkenal, Provinsi Riau juga menawarkan Festival Pacu Jalur 2018 yang menarik, dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus - 1 September 2018

Diharapkan lebih dari 100 kapal akan berpartisipasi dalam kompetisi yang mendebarkan ini.

Pacu Jalur, yang secara harfiah berarti: lomba dayung perahu tradisional yang merupakan acara yang populer di Kuantan Singingi melalui sungai Kuantan, sekitar 4 jam perjalanan dari ibu kota provinsi Pekanbaru.

Di sini, perahu dibuat dari kayu bulat besar, digali untuk membangun kapal panjang yang didayung oleh banyak pria secara bersama-sama. Terkadang ada 60 awak dalam satu kapal yang berukuran antara 25 sampai 40 meter. Masing-masing kru memiliki tugasnya sendiri, ada komandan yang memberikan instruksi, juru mudi, yang satu lagi membawa perahu dengan menari dari kiri ke kanan, sementara yang lain menyediakan "musik" untuk memberikan irama dan memastikan keteraturan pendayung. Semua ini agar kapal bergerak maju dengan cepat ke arah yang benar, memberi keseimbangan, dan pendayung mengikuti ritme yang sama.

Perlombaan dimulai dengan penembakan sebuah meriam, selanjutnya, kapal pertama mempersiapkan diri di garis start. Pada dentuman kedua, pendayung bersiap-siap, dan hanya pada dentuman ketiga perlombaan segera dimulai.

Perlombaan adalah kombinasi antara kekuatan olahraga, seni, mental dan spiritual, dan orang-orang juga percaya akan kekuatan magis. Untuk alasan ini, tanggal balapan dipilih oleh masyarakat. Batang kayu  tersebut dipilih secara khusus melalui ritual dan menariknya ke sungai. Sementara itu, bahkan selama pertandingan, kekuatan magis akan bekerja untuk memenangkan persaingan, bahkan setelah menentukan strategi permainan dan jumlah terbaik orang untuk mengarahkan kapal.

Pacu Jalur sendiri diyakini sudah dimulai pada abad ke-17. Pada saat itu, Jalur digunakan sebagai alat transportasi di sepanjang sungai Kuantan dari Kuantan Hulu di sumber sungai sampai ke kecamatan Cerenti di muara sungai Kuantan.

Nantinya, perahu-perahu ini dilukis atau diberi hiasan yang mencakup kepala ular, buaya, harimau dan kadang ditambah dengan payung. Pada saatnya fungsinya bergeser dari sarana transportasi menjadi tongkang kerajaan yang indah.

Baru satu abad yang lalu, balapan Pacu Jalur dimulai, dan setelah Kemerdekaan Indonesia diadakan secara teratur bersamaan dengan Hari Proklamasi Kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus.

Untuk sampai di sana, Anda harus terlebih dahulu terbang ke Pekanbaru; Ada penerbangan reguler dari Jakarta ke Pekanbaru. Sewa mobil di bandara Pekanbaru dan menuju ke Kuantan Singingi. Perjalanan memakan waktu sekitar 4 jam. Ada homestay dan penginapan kecil yang tersedia di lokasi, namun beberapa orang lebih memilih untuk kembali ke Pekanbaru atau kota lain yang lebih dekat untuk akomodasi.

or cancel

Event Lainnya di riau more »

Festival Bakar Tongkang 2019 di Bagansiapi-api Riau

Festival Bakar Tongkang 2019 di Bagansiapi-api Riau

( Jun 28, 2019, / Jun 30, 2019, )

Festival Sungai Bono (Bono River Festival) Tahun 2017 di Riau

Festival Sungai Bono (Bono River Festival) Tahun 2017 di Riau

( Mar 11, 2017, 08:00 / Mar 30, 2017, 17:00 )