Cari Event


Jadwal Event

Favorit

Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018 : Acara Seni dan Budaya yang Paling Meriah di Kota Palu

Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018 : Acara Seni dan Budaya yang Paling Meriah di Kota Palu
Kategori : Festival dan Pameran
Alamat : Palu, Sulawesi Tengah
Start Date : Sep 28, 2018
End Date : Sep 30, 2018
Views : 469

Kota Palu yang indah, Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah akan kembali meriah dan hidup lewat penyelenggaraan event tahunan Festival Pesona Palu Nomoni. Festival Pesona Palu Nomoni  (FPPN) 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 28 - 30 September 2018 di Palu. Acara ini akan dipusatkkan di Sepanjang Pesisir Teluk Palu, dimulai dari ujung Hotel Wina Pantai sampai ujung menuju belokan menuju Swiss Bell Hotel.

Festival Pesona Palu Nomoni  (FPPN) 2018 diselenggarakan Pemerintah Kota Palu dan didukung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kementerian Pariwisata dengan tujuan mengungkap kembali kearifan budaya masa lalu yang sudah ratusan tahun tenggelam, kemudian dimunculkan kembali dibalut dengan kemasan atraksi seni pertunjukan yang mengangkat kembali nilai-nilai kebudayaan yang arif dan luhur.

Selain untuk melestarikan tradisi masa lalu, Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018 juga dijadikan menjadi media promosi pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah. Tercatat, dalam acara Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) mampu menyedot 800 ribu wisatawan yang termasuk 500 ribu wisatawan mancanegara.

Selama 3 hari penyelenggaraan, Festival Pesona Palu Nomoni  (FPPN)2018 akan diisi dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya termasuk pertunjukan seruling tradisional kolosal lalove dan panggung tradisional gimba di sepanjang teluk Palu, ritual adat Balia dari Suku Kailii. Selain pertunjukan seni dan budaya, acara ini juga direncanakan akan dimeriahkan dengan acara olahraga yang seru seperti lomba marathon internasional,  lomba berenang, lomba perahu tradisional sandeq, dan lain-lain.

Ada yang mengatakan bahwa kata Kaili berasal dari nama pohon dan buah kaili, yang juga ditanam di sekitar hutan di daerah tersebut, terutama di tepi Sungai Palu dan Teluk Palu.

Salah satu ritual yang unik dan menakjubkan dalam ritual adat Balia dari Suku Kailii adalah Ritual Pompoura. Ritual Pompoura merupakan ritual menginjak-injak bara api. Ritual dilakukan oleh Suku Kailii karena diyakini mampu mengusir penyakit.

Kota Palu juga memiliki potensi budaya dan pariwisata seperti daerah lain di Indonesia. Melihat dari geografis dan topografi, Palu dikenal sebagai kota lembah. Ini adalah kota tiga dimensi yang wilayahnya terdiri dari pantai, dataran, dan perbukitan. Makanya, sebagian besar wisatawan mancanegara yang pernah berkunjung ke daerah ini di Palu menyebut kota ini sebagai "surga di bawah khatulistiwa".

Menurut karakteristik geografisnya, obyek wisata di Palu, terdiri dari wisata pantai, wisata lembah / dataran dan wisata perbukitan. Sementara, potensi wisata dari pantai Teluk yang membentang dari wilayah Palu Barat, Palu Timur,hingga ke Utara, sangat cocok untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari. Jauh ke sebelah timur terdapat tempat menyelam yang favorit di kalangan wisatawan mancanegara di Kepulauan Togean.

or cancel

Event Lainnya di sulawesi-tengah more »