Cari Event


Festival Rakyat Banda 2017 di Maluku : Festival Akan Dihadiri Langsung Walikota New York, AS

Festival Rakyat Banda 2017 di Maluku : Festival Akan Dihadiri Langsung Walikota New York, AS
Kategori : Festival dan Pameran
Alamat : Banda Neira, Provinsi Maluku
Start Date : Oct 11, 2017
End Date : Nov 11, 2017
Views : 1035

“Walikota New York, Bill de Blasio dijadwalkan menghadiri Pesta Rakyat Banda di Maluku, yang akan berlangsung selama satu bulan, dari tanggal 11 Oktober sampai 11 November 2017 di Kepulauan penghasil Rempah-Rempah yang terkenal ini, "kata Gubernur Maluku Said Assagaff baru-baru ini. Walikota New York Bill de Blasio akan didampingi oleh Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan dan staf diplomatik Kedutaan Besar AS, dan diperkirakan tiba di Banda pada tanggal 22 Oktober.

Kunjungan Walikota New York bersamaan dengan peringatan 350 tahun Perjanjian Breda yang ditandatangani antara Belanda dan Inggris pada tanggal 31 Juli 1667 di kota Breda di Belanda, di mana Pulau Rempah-Rempah yang menguntungkan pada waktu itu dipertukarkan oleh Inggris untuk New Netherlands di Amerika Serikat, saat ini Manhattan di New York.

Perjanjian Breda mengakhiri Perang Anglo-Belanda kedua dan ditandatangani antara Inggris, Belanda, Prancis dan Denmark-Norwegia.

Dalam Perjanjian tersebut, pihak penandatangan sepakat bahwa Inggris akan menyerahkan pulau Run di kepulauan Banda dengan imbalan New Netherlands, wilayah Manhattan sekarang di Amerika Serikat, dan empat wilayah lainnya adalah: New York, New Jersey, Delaware dan Pennsylvania.

Pada abad ke-17, pulau-pulau di Banda, dan khususnya pulau kecil Run adalah sumber pala yang langka dan berharga, dan di Eropa bisa senilai emas karena pala tidak hanya digunakan sebagai ramuan untuk masakan, namun diyakini sebagai zat perangsang dan zat halusinogen, dan yang lebih penting diyakini dapat menangkal wabah.

Belanda ingin tetap berpegang pada monopoli perdagangan pala, tapi pulau Run yang pada waktu itu dijajah oleh Inggris, menghalangi jalannya. Dengan kepulauan Banda yang sekarang kokoh di tangannya, VOC Belanda percaya bahwa ia memiliki monopoli penuh atas perdagangan pala. Namun, tanpa disadari, Inggris telah membawa serta benih tersebut, dan menanamnya antara lain di Grenada di Karibia dan di negara lain, di mana pala mulai berkembang.

"Oleh karena itu, Pesta Rakyat Banda 2017 juga memperingati 350 tahun penandatanganan Perjanjian Breda," kata Gubernur Assagaff, yang mengharapkan bahwa melalui Festival tersebut, Kepulauan Banda kembali akan menjadi pusat perhatian global, dimana Banda pernah menjadi fokus dunia dalam pencarian Rempah-Rempah.

Acara ini akan diisi dengan serangkaian tarian tradisional, musik, teater, bazar kuliner, pameran kerajinan tangan, hingga lokakarya tentang peran yang dimainkan oleh Kepulauan Rempah-Rempah asli di Age of Discovery.

Fokus khusus tentu saja diberikan pada Masakan dan Rempah-rempah, dan perayaan di laut, akan ada dialog sejarah, selain pameran fotografi juga aka ada pameran gambar, peta, dan buku antik yang langka.

Sementara untuk para penyelam (diver), Maluku adalah salah satu tempat menyelam paling fantastis di Indonesia. Pemerintah daerah telah menyiapkan 30 tempat menyelam, yang kesemuanya memiliki kualitas kelas dunia, dimana kehidupan bawah laut dan terumbu karangnya dapat dengan mudah dibandingkan dengan kekayaan yang ditemukan di Kepulauan Raja Ampat yang sekarang lebih populer di Papua. Di dalam parit-parit yang dalam, akan dapat menemukan banyak spesies dari ikan kecil sampai besar, mulai tuna sampai hiu martil, yang semuanya dapat ditemukan di Maluku.

or cancel

Event Lainnya di maluku more »