Cari Event


Jadwal Event

Favorit

Upacara Penti Desa Wae Rebo 2017: Upacara Ritual yang Menarik dan Sakral di Flores

Upacara Penti Desa Wae Rebo 2017: Upacara Ritual yang Menarik dan Sakral di Flores
Kategori : Festival dan Pameran
Alamat : Desa Wae Rebo, Kabupaten Manggarai, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Start Date : Nov 15, 2017
End Date : Nov 16, 2017
Views : 193

Jika Anda menyukai hiking dan petualangan, dan merasakan upacara tradisional kuno yang sesungguhnya, datanglah  ke desa tradisional Wae Rebo di dataran tinggi Flores yang indah, dekat dengan kota Ruteng di Kabuapten Manggarai, Nusatenggara Timur (NTT).

Pada tanggal 15 dan 16 November 2017, desa tersebut akan menggelar Upacara Tradisional Penti 2017 yang akan berlangsung selama satu hari penuh dan satu malam.

Penti adalah festival wajib untuk bersyukur kepada Tuhan atas panen yang berlimpah yang diberikan pada tahun lalu dan berdoa untuk kesehatan dan kemakmuran di tahun yang akan datang. Kepada penduduknya, Penti adalah upacara yang paling penting terutama untuk memperkuat kesatuan komunal.

Mulai pukul 06.0 pagi, upacara dipusatkan di 3 tempat. Yang pertama terjadi di mata air, yang menunjukkan awal kehidupan. Upacara kemudian pindah ke teras depan desa, di mana doa diberikan untuk wanita yang suaminya tinggal di luar desa; dan yang terakhir di halaman belakang, di mana masyarakat berdoa untuk kesehatan dan kemakmuran bagi desa dan semua penghuninya.

Puncak upacara adalah pengorbanan dua ekor babi. Dari darahnya, orang percaya bahwa Imam Besar bisa membaca masa depan.

Di akhir keseluruhan upacara, orang kembali ke halaman pengadilan utama, memanggil compang, di mana dua orang akan menunjukkan keahlian mereka dalam pertarungan “caci” yang mendebarkan. Penduduk desa percaya bahwa salah satu atau keduanya harus terluka karena darah yang jatuh di bumi akan membawa kesuburan.

Upacara Penti tidak hanya diikuti oleh penduduk desa sendiri, tapi juga oleh penduduk desa tetangga dan orang-orang dari desa yang sudah tinggal di luar untuk mencari pekerjaan.

Wae Rebo adalah sebuah desa yang cukup terisolasi yang dikelilingi oleh pemandangan yang menakjubkan, terkenal dengan rumah atap jerami yang unik berbentuk kerucut yang disebut: mbaru niang. Hari ini ini masih digunakan untuk pertemuan, ritual dan doa pada hari Minggu pagi.

Menuju Lokasi

Wae Rebo bisa ditempuh dengan mobil dari Labuan Bajo atau Ruteng. Tapi karena tidak ada jalan beraspal ke Wae Rebo, Anda membutuhkan sekitar tiga jam untuk sampai ke desa.

or cancel

Event Lainnya di nusa-tenggara-timur more »

Atambua International Motocross 2017: Pertarungan Motocross Dua Negara

Atambua International Motocross 2017: Pertarungan Motocross Dua Negara

( Aug 11, 2017, 08 : 00 / Aug 12, 2017, 17 : 00 )