Cari Tempat Wisata


Keajaiban Dataran Tinggi Toraja : Lebih dari sekadar Situs Pemakaman Unik di Sulawesi Selatan

Keajaiban Dataran Tinggi Toraja : Lebih dari sekadar Situs Pemakaman Unik di Sulawesi Selatan
Kategori : Wisata Budaya & Warisan / Ikon Kebanggaan
Lokasi Indonesia / Sulawesi Selatan
Alamat : Dataran Tinggi Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan
Views : 1388

Tidak  diragukan lagi bahwa yang membuat Toraja istimewa adalah tempat pemakaman yang menakjubkan dan upacara penguburan yang unik. Bukan rahasia lagi bahwa orang Toraja, terutama bangsawan mereka, mengubur orang-orang tercinta dan kerabat mereka yang tercinta dalam salah satu cara yang paling unik di dunia. Di sini, orang akan menemukan bahwa tidak seperti kebanyakan budaya lainnya, orang mati tidak terkubur jauh di dalam tanah tapi malah ditempatkan tinggi di tebing berbatu, di gua atau bahkan di dalam lubang berukir di batu-batu besar. Situs pemakaman ini juga dihiasi dengan pintu kuburan yang disempurnakan dengan ukiran tradisional yang indah, peti mati kayu tradisional mereka yang disebut ‘erong’ dan boneka kayu kayu yang disebut' Tau-tau 'yang juga merupakan patung almarhum.

Tradisi untuk menempatkan orang mati di atas batu mengikuti ajaran kuno orang Toraja, yang tinggal di dataran tinggi Sulawesi Selatan, yang menyebut "Alok" atau kepercayaan. Sementara beberapa orang menganggapnya sebagai "Alok ta 'dolo" atau "kepercayaan orang-orang kuno", fakta bahwa ini masih dipraktekkan hari ini di zaman modern membuktikan bahwa tradisi kuno masih tetap dijaga tetap hidup. Tradisi komunitas "Alok" ini percaya bahwa langit mewakili ayah mereka sementara bumi adalah ibu mereka. Jadi, sebagai simbol melestarikan kemurnian bumi sebagai "sang ibu", masyarakat Toraja tidak mengubur mereka yang sudah mati di tanah.

Tempat pemakaman ini bisa ditemukan di banyak tempat di Toraja. Selain dari situs-situs yang sudah terkenal seperti Londa, Lemo, dan desa tradisional Kete'Kesu, masih banyak situs lainnya di seluruh dataran tinggi termasuk di Lo'ko Ma'ta, - dianggap sebagai pemakaman batu batu terbesar. Situs, - gua Tampang Allo, dan juga di Desa Kalimbuang Bori. Sementara situs penguburan batu tebing dan batu besar mungkin terdengar asing, Kalimbuang Bori memiliki aspek lain dari budaya pemakaman Toraja yang merupakan monolit menhir. Kalimbuang Bori dianggap sebagai bidang batu menhir terbesar di dataran tinggi. Monolith menhir ini didirikan sebagai monumen pemakaman yang dilakukan oleh bangsawan yang menunjukkan kekayaan almarhum. Ketinggian batu menhir menunjukkan berapa banyak kerbau yang disembelih untuk upacara pemakaman, dimana jumlah minimumnya adalah 24 kerbau.

Di Luar Situs Pemakaman dan Upacara Pemakaman

Namun, kemegahan Toraja tidak hanya ditemukan di sekitar lokasi pemakaman dan upacara pemakaman. Dataran tinggi ini juga menawarkan panorama alam yang spektakuler serta suasana tenang yang menginspirasi. Di tengah gunung tinggi dan tebing berbatu, sawah hijau membentang indah di seluruh daratan. Di atas bukit Batutumonga, orang dapat melihat ke bawah pada pemandangan indah yang menakjubkan ini sambil bernafas di udara dataran tinggi yang menyegarkan. Menambah adegan yang luar biasa, kabut pagi akan menyala saat menyambut terbitnya matahari di cakrawala.

Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi terjal sambil berjalan menyusuri sawah, ada sejumlah rute trekking yang tersedia. Salah satunya terletak tepat di bawah lokasi penguburan Loko 'Mata dan akan membawa trekker dalam perjalanan megah melintasi sawah yang luas. Tentu, pada akhirnya Anda akan mendapatkan lumpur basah di sepatu Anda, namun Anda juga akan menemukan sejumlah petani yang mengairi lahan mereka atau menanam padi di banyak teras ladang. Jauh dari kebisingan, polusi udara, dan struktur beton kota, ini benar-benar liburan yang sempurna.

Di desa Sa'dan Barana, Anda bisa menemukan salah satu kesenian tradisional Toraja yang paling menarik dalam bentuk tenun tradisional menggunakan tangan. Dengan menampilkan motif tradisional Toraja yang khas, kain ini masih diproduksi dengan teknik tradisional yang telah diturunkan dari generasi ke generasi yang meliputi pewarna alami dari berbagai tanaman. Di desa, Anda tidak hanya bisa membeli karya seni yang berharga ini, Anda juga bisa mengamati bagaimana pembuatannya dari memintal benang hingga menenunnya dengan alat tenun besar.

Dataran Tinggi Toraja juga terkenal sebagai penghasil beberapa kopi terbaik di dunia. Tak hanya bisa mencicipi dan membawa pulang kopi yang menakjubkan ini, Anda juga bisa mengunjungi perkebunan dan mengeksplorasi bagaimana bibit ini diproduksi dan diproses. Di Perkebunan Kopi Sulotco yang terletak 1.500 sampai 1.700 meter di atas permukaan laut di lereng Gunung Rante Karua, orang bisa melihat bagaimana kopi itu tumbuh dan diproses. Sulotco menumbuhkan kopi berkualitas tinggi terutama Kopi Kalosi Toraja yang terkenal dan Kopi Kalosi Celebes yang dikenal sebagai beberapa varietas kopi terbaik di dunia. Selain itu, Anda juga bisa mengunjungi area Kopi Luwak dimana Anda bisa mengamati musang dan bagaimana kopi yang paling mahal di dunia diproduksi.

or cancel