Cari Tempat Wisata


Air Terjun Randusari Bantul : Air Terjun Kembar di Yogyakarta

Air Terjun Randusari Bantul : Air Terjun Kembar di Yogyakarta
Kategori : Wisata Alam / Danau
Lokasi Indonesia / DI Yogyakarta
Alamat : Air Terjun Randusari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogyakarta
Views : 524

Menampilkan banyak atraksi yang indah, Kabupaten Bantul menjadi tujuan yang baik untuk relaksasi dan eksplorasi. Kawasan ini bahkan memiliki beberapa air terjun yang menakjubkan dan terpencil, termasuk Air Terjun Randusari. Yang satu ini terletak di Desa Jatimulyo di Kecamatan Dlingo! Setidaknya, wisatawan wajib mampir sebelum mengunjungi tempat liburan menarik lainnya di Bantul. Air terjun tersebut, bagaimanapun, memberikan suasana yang bagus untuk menghilangkan kelelahan dan stres wisatawan. Belum lagi menawarkan lingkungan yang asri dan nuansa yang menenangkan. Perpaduan antara air terjun yang eksotis, suasana yang tenang dan pepohonan yang rimbun tidak pernah gagal untuk menghibur semua orang.

Seperti disebutkan sebelumnya, nuansanya damai karena tempatnya yang terpencil. Air Terjun Randusari juga memiliki lingkungan yang bersih dan teduh, sehingga cocok untuk relaksasi. Banyak pohon tumbuh di daerah itu, terutama yang disebut Randu. Tak heran, penduduk setempat memberi nama air terjun tersebut berdasarkan keberadaan jenis pohon ini. Bagaimana dengan penampilannya? Randusari hadir dengan air terjun kembar dan dikelilingi oleh tanaman yang rimbun. Tingginya sekitar 15 meter! Di bawah air terjun, wisatawan juga bisa menemukan kolam alami yang menakjubkan. Dikatakan bahwa kedalamannya 2 meter dan menjadi tempat yang bagus untuk berenang dan mandi. Airnya menyegarkan dan jernih.

Aktivitas

Hal pertama yang bisa dinikmati memang perjalanan itu sendiri. Sepanjang perjalanan menuju air terjun, wisatawan akan melihat panorama yang indah dan tenang. Banyak pohon dan tanaman terlihat di kedua sisi jalan. Setelah sampai di Desa Jatimulyo, wisatawan bisa memarkir kendaraan terlebih dahulu. Selanjutnya, dibutuhkan trekking singkat juga untuk mencapai lokasi. Jalurnya menurun, jadi setiap orang harus berjalan dengan hati-hati. Jangan khawatir. Pepohonan yang rindang dan rimbun akan menjauhkan panas matahari, terutama bagi mereka yang datang pada siang hari.

Panorama terbaik terjadi begitu wisatawan sampai di Air Terjun Randusari. Air terjun kembar ini dikelilingi pepohonan dan terasa sangat terisolasi di sana. Suasana yang tenang ini akan langsung menenangkan semua orang. Wisatawan cukup duduk di tepi air terjun dan menikmati nuansanya! Pengalaman santai ini tidak ada bandingannya, pastinya. Sebagai alternatif, mereka harus memasang tempat tidur gantung di pohon terdekat dan tidur di dalamnya.

Seperti disebutkan sebelumnya, pohon randu mendominasi lokasi. Pohon-pohon tropis ini menghasilkan Kapuk! Tak heran, banyak warga lokal yang kerap datang ke lokasi untuk membudidayakannya. Apa yang lebih? Daya pikat selanjutnya memang dengan adanya kolam alami yang berada di bawah air terjun. Ini terlihat menyegarkan dan memikat. Semua pengunjung cenderung masuk dan menikmati mandi! Menurut penduduk setempat, air tersebut berasal dari Mata Air Ngreboh. Dikatakan juga bahwa air tidak pernah mengering bahkan selama musim panas yang panjang!

Perjalanan atau Rute Menuju Lokasi

Dari Kota Jakarta, cara terbaik untuk mencapai Daerah Istimewa Yogyakarta memang dengan pesawat terbang. Wisatawan hanya perlu terbang dari Bandara Internasional Soekarno - Hatta dan langsung menuju ke Bandara Adisucipto. Ini mungkin memakan waktu sekitar 1 jam 10 menit. Setelah sampai di Yogya, tujuan selanjutnya adalah Kabupaten Bantul. Wisatawan bisa melalui Jalan Imogiri Timur dan langsung menuju ke Bantul. Jaraknya 20,8 km, jadi perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 27 menit. Dari Bantul, tujuan selanjutnya adalah Desa Jatimulyo di Kecamatan Dlingo tempat air terjun tersebut berada. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 30 menit, karena jaraknya 16,5 km. Rute terbaiknya adalah Jalan Imogiri - Dlingo.

or cancel