6 Sovenir Unik Hasil Kerajinan Tangan Penduduk Lokal yang Harus Dibeli dari Yogyakarta

Apakah Anda akan pergi ke Yogyakarta segera untuk liburan Anda berikutnya? Kemudian bersiaplah untuk perjalanan yang mengagumkan ke depan, di mana Anda dapat menikmati kehangatan penduduk setempat, warisan budaya yang kaya dan pemandangan yang menakjubkan. Jika Anda belum melakukan penelitian tentang apa yang harus dibawa pulang dari kota penuh sejarah ini, jangan khawatir. Selain bahan atau busana batik, di antaranya Anda punya banyak pilihan mulai dari yang sederhana sampai yang eksotis, inilah daftar top lainnya untuk diburu sebagai kenang-kenangan dari Yogyakarta yang indah.

1. Perhiasan Perak dan Miniatur Landmark

Kotagede di Yogyakarta terkenal dengan perajin peraknya. Di sini Anda dapat menemukan pernak-pernik perhiasan perak dari anting-anting, kalung, bros, cincin, dan gelang serta tiga dimensi miniatur dari item ikonik di sini. Apakah Anda penggemar wayang perak, atau miniatur candi Borobudur? Harga mulai dari Rp250 ribu. Anda bahkan bisa membeli helm logam custom yang terbuat dari aluminium dan kuningan seharga Rp 1,2 juta, tembaga (Rp 1,35 juta atau perak mulai (Rp 28 juta). Di studio Anda juga bisa melihat bagaimana Pernak-pernik perak yang indah ini dibuat.

Datanglah mengunjungi "Kotagede Silver" di Jl Kemasan 26, Kotagede, Yogyakarta.

 

2. Tas Kulit Berkualitas Tinggi

Yogyakarta juga dikenal dengan produk kulit berkualitas tinggi. Tas, sepatu, ikat pinggang, koper dan potongan perhiasan hanya beberapa dari banyak produk kreatif buatan pengrajin lokal. Ada banyak tempat untuk membelinya, tapi Kaula Leather sangat spesial karena mereka juga menawarkan kesempatan untuk bergabung dengan bengkel pembuatan kulit, jadi Anda bisa membuat potongan kulit Anda sendiri. Pilihan kursusnya banyak, sesuai dengan apa yang anda tertarik untuk pelajari dan waktu tinggal anda di Yogyakarta. Biaya workshop bervariasi dari Rp 350 ribu sampai Rp 3,5 juta namun Anda perlu memesan terlebih dahulu untuk konfirmasi peserta, selamat mencoba!

Kunjungi "Kaula Leather" di Jalan Jaya Darma No 36.B Tirtonirmolo - jl Bugisan Selatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

 

3. Karya Batik Kayu

Batik adalah karya tangan warisan suku Jawa. Bentuknya bervariasi seiring waktu dan teknologi. Tapi orang-orang di Desa Krebet mengkhususkan diri dalam memproduksi batik kayu. Mereka mengubah aneka ukiran barang kayu menjadi karya batik cantik yang unik dan berkelas. Sebagian besar digunakan untuk dekorasi rumah serta perlengkapan sehari-hari seperti peralatan makan, baki dan kotak tisu. Harga mulai dari Rp 30 ribu. Temukan barang favorit Anda dengan cepat, dan jangan lupa tawar menawar dengan penjualya!

Mintalah sopir lokal Anda untuk membawa Anda ke Desa Krebet di Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta untuk menjelajahi daerah sekitar.

 

4. Tenunan Lurik

Selain batik, Yogyakarta juga dikenal dengan Lurik. Anda mungkin menganggapnya sebagai penutup lengan panjang luar yang dikenakan oleh beberapa joki kereta kuda atau andong di sepanjang Jalan Malioboro. Garis hitam dan coklat klasik yang terbuat dari kapas yang lebih kasar, dulunya adalah pakaian Jawa untuk penduduk lokal yang tinggal di desa-desa. Hari ini mereka datang dalam banyak pilihan warna dan kain berkualitas bagus, semuanya mempertahankan prinsip motif garis tipis. Potongan-potongan lurik berwarna-warni saat ini digunakan sebagai aksen pada jas, tas, pelapis dan bahkan gaun pengantin. Beberapa masih dibuat dengan pewarna alami ramah lingkungan dan anyaman buatan tangan halus, sementara yang lain menggunakan berbagai jenis kain yang lebih ringan, lebih lembut dan lebih nyaman dipakai. Harga mulai dari Rp 35 ribu. Selamat berbelanja!

Pergilah ke ruang pajangan lurik di Krapyak Wetan No 133 Panggung Harjo Sewon Bantul

 

5. Kaos Bergaya Ikonik

Sebagai kota yang tergabung dalam generasi muda kreatif, Yogya memiliki kaos ikonik sendiri "Dagadu". Didirikan pada tahun 1994, Dagadu Terkenal dengan desain kaos kartunnya yang lucu dan dikombinasikan dengan tulisan yang lucu. Oblongpedia, sub-merek dari Dagadu, mengkhususkan diri pada kaos yang dicetak dengan informasi dan sejarah karakter atau tengara tertentu di Yogyakarta. Sementara itu, sub-merek lain Pernak Pernik menjual souvenir berupa gantungan kunci dan sandal. Ini harus Anda dapatkan dari Yogya!

Datanglah ke ruang pajangan utama mereka di Yogyatourium Dagadu-Djokja Jl. Sel Gedongkuning. No.128, Rejowinangun, Kotagede, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172.

 

6. Cokelat

Indonesia adalah produsen kakao terbesar ketiga di dunia dan pada tahun 2001, seorang pria Belgia melihat kesempatan untuk menciptakan coklat berkualitas tinggi di Yogyakarta, dicampur dengan rasa unik dari bahan-bahan lokal (salah satu hasilnya: rendang coklat). Bergabung dengan kekuatan pemikiran dan pengusaha kreatif Indonesia, ketiganya mendirikan Coklat Monggo pada tahun 2005, sebuah merek yang ikonik bagi isyarat ramah Yogyakarta. Mereka menemukan resep unik, seperti rendang coklat. Batangan coklat 80 gram yang biasa dibanderol Rp 37 ribu, sedangkan set bingkisan bervariasi.

Beberapa toko mungkin menjualnya dengan harga berbeda, jadi tanyakan sebelum melakukan pembelian!

Mampirlah ke ruang pajangan Coklat Monggo di Jl. Tirtodipuran, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.


Favorit