Favorit

10 Hal yang harus Dilakukan di Kuta Lombok untuk Liburan yang tak Terlupakan

Terletak di teluk terbuka yang dikelilingi bukit-bukit Kuta, Lombok, merupakan kota backpacker yang berubah dengan cepat menjadi tujuan wisata yang populer. Dengan pantai untuk berselancar, kafe dan restoran yang bagus, ada banyak hal yang harus dilakukan di Kuta Lombok untuk menghibur pada liburan Anda.

Untuk membantu Anda memanfaatkan perjalanan Anda ke Lombok, berikut ini daftar hal yang harus dilakukan di Kuta. Ini mencakup tempat-tempat wisata terbaik di Lombok Selatan. Mari kita mulai dengan panduan hal-hal yang harus dilakukan di Kuta Lombok ini!

1. Pantai Kuta Lombok

Seluruh Kuta menghadap ke arah laut dan hamparan panjang Pantai Kuta Lombok. Restoran dan bar dengan atap jerami di garis pinggir pantai. Kami tidak akan merekomendasikan berenang atau berjemur di Pantai Kuta di Lombok karena ada beberapa pantai yang lebih bagus dalam perjalanan singkat ke kota. Namun Pantai Kuta Lombok adalah tempat yang indah untuk makan atau minum bir saat matahari terbenam.

2. Menangkap "Nyale" selama Festival Bau Nyale

Pada bulan kesepuluh Kalender Sasak Festival Bau Nyale diadakan. Festival ini berbasis di sekitar legenda lokal Putri Mandalika. Menurut legenda sang putri seharusnya menikahi seorang pangeran dari salah satu kerajaan setempat. Namun, menyadari bahwa memilih suami akan menyebabkan perang ia memutuskan untuk bunuh diri. Selama festival Nyale, penduduk setempat mengumpulkan cacing laut yang diyakini merupakan inkarnasi rambut Putri Mandalika.

3. Berselancar di Pantai Selong Belanak

Pantai Selong Belanak terletak di teluk setengah bulan dengan setitik pasir emas tebal yang membentang sejauh cakrawala. Pohon kelapa dan kursi berjemur berjejer di tepi pantai. Anda bisa membeli kelapa segar dan menyewa papan selancar dari warung-warung kecil yang melapisi tepi pantai. Ini adalah salah satu pantai tempat berselancar di Lombok yang paling populer.

4. Snorkeling di Pantai Tanjung Aan

Tanjung Aan adalah tempat peristirahatan legendaris Putri Mandalika. Pantai menghadap Samudera Hindia dan membentang di sepanjang garis pantai dengan total 2km. Pasir pantai adalah campuran butiran hitam dan putih seperti merica yang memberi pantai penampilan khas. Ada juga terumbu karang di lepas pantai dimana Anda bisa melakukan snorkeling. Beberapa tahun yang lalu pantai ini dulu sepi, tapi sudah semakin populer dengan turis.

5. Ashtari Cafe

Tidak ada yang mengalahkan pemandangan dari Ashtari. Kafe ini terletak di atas bukit di atas Kuta dengan pemandangan panorama teluk. Kafe adalah tempat yang tepat untuk bersantai, bermain game atau sekedar membaca buku. Jika Anda ingin aktif, Anda bisa mengikuti kelas yoga pagi yang diadakan di teras. Di malam hari Anda bisa menikmati waktu minum teh Anda dengan makanan penutup saat membaca buku atau sekedar mengobrol dengan teman Anda dan tangkap matahari terbenam. Kafe buka setiap hari dalam seminggu antara pukul 06:30 - 18:30.

6. Mengunjungi Dusun Rambitan

Dusun Rambitan adalah desa tradisional Sasak. Rumah tradisional di Dusun Rambitan terbuat dari jerami dan bambu. Anda juga bisa melihat contoh lumbung padi khas Sasak. Dusun Rambitan juga terkenal dengan kain tenunnya yang masih diproduksi dengan tangan.

7. Mengunjungi Dusun Sade

Dusun Sade adalah Desa Sasak tradisional kedua yang terletak di dekat Kuta. Seperti Dusun Rambitan, desa ini dibangun dengan gaya tradisional Sasak. Dari dua desa, Dusun Sade ini lebih menarik untuk dikunjungi karena masih banyak yang bisa dilihat di desa. Toko-toko di Dusun Sade memiliki berbagai macam kain tenun serta kalung, gelang, kotak perhiasan, dan banyak aksesoris. Jika diperhatikan, Anda akan melihat banyak desain yang menggabungkan motif kadal, hal ini karena kadal melambangkan keberuntungan dalam budaya Sasak.

8. Desa Tenun Sukarare

Perjalanan satu jam dari Kuta ada desa Sukarare / Sukarara, yang terkenal dengan tenunnya. Orang-orang di desa memajang kain yang mereka produksi di depan rumah. Semua kain yang diproduksi di sini adalah buatan tangan dengan menggunakan desain lokal. Orang-orang di Sukarara dengan senang hati menjelaskan lebih banyak tentang motif dan fungsi kain yang mereka jual.

9. Menjelajahi Kawasan Pertanian

Jika Anda bisa mengemudikan sepeda motor, sewalah! Harga sewa adalah R. 50.000, - per hari. Mengemudi di sekitar Kuta sangat mudah dan ada banyak hal yang bisa dilihat dan pemandangannya sangat indah. Saat Anda berkeliling Anda akan melihat banyak ladang tembakau dan juga tambang emas ilegal. Selain itu, Anda akan melihat sapi berjalan perlahan di seberang jalan di depan Anda.

10. Mengunjungi Pantai Pink

Seperti Pantai Pink yang terkenal di Pulau Komodo, Pantai Pink di Lombok terkenal dengan pasirnya, yang berasal dari karang merah muda. Selain warna pasir yang mencolok, Pantai Pink adalah tempat yang tepat untuk bersantai, snorkeling dan bahkan berjemur. Pastikan untuk memeriksa apakah musim ubur-ubursebelum Anda masuk, karena ubur-uburnya tidak ramah dan menyengat.