10 Tempat Wisata Menarik Di Banda Aceh yang Tidak Boleh Dilewatkan

Banda Aceh adalah Ibukota yang berada di ujung paling barat Indonesia, walaupun lokasinya yang berada cukup jauh dari Kota Jakarta, Anda akan diberi imbalan dengan pemandangan yang menarik dan warisan yang mengagumkan. Banda Aceh mudah diakses karena Anda bisa terbang langsung ke bandara Sultan Iskandar Muda dari Bandra Soekarno-Hatta di Jakarta atau Anda bisa berwisata ke Medan di Sumatera Utara dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh.

Kota ini hancur akibat tsunami pada tahun 2004 namun telah dibangun kembali menjadi lebih megah sehingga hanya beberapa pengingat yang masih dapat ditemukan. Provinsi Aceh juga satu-satunya provinsi di Indonesia yang menerapkan hukum Syariah, Oleh karena itu traveler diharapkan dapat menyesuaikan dengan aturan-aturan yang berlaku mulai dari berbusana, melarang alkohol, mengindahkan waktu sholat, dan lain-lain.

Berikut ini adalah hal atau tempat wisata yang paling menarik untuk dikunjungi di Banda Aceh:

 

1. Masjid Raya Baiturrahman

Mesjid Raya adalah masjid utama di Banda Aceh dan dibangun pada abad ke 19 oleh Sultan Iskandar Muda. Masjid ini mutlak harus dikunjungi. Masjid ini dihiasi dengan kubah yang cantik dan motif Islam tradisional Muslim yang cantik. Sangat indah dan merupakan favorit banyak fotografer di siang atau malam hari. Pada malam hari, cahayanya sangat indah dengan penerangan strategis. Perhatikan bahwa jika Anda berkunjung Anda harus berpakaian konservatif dan wanita harus mengenakan jilbab. Baru-baru ini masjid baru saja direnovasi dengan berdirinya 12 unit payung elektrik, lantai werud, tempat wudhu, lokasi parkir bawah tanah, hiasan lampu, dan lihat tiga puluh lebih pohon kurma.

Alamat : Kp. Baru, Baiturrahman, Kota Banda Aceh

 

2. Museum Tsunami

Museum Tsunami adalah salah satu tempat menarik di Aceh dan dirancang sebagai penghormatan yang kuat bagi orang-orang yang kehilangan nyawa saat tsunami berkecamuk di provinsi ini. Sekitar 170.000 orang dikatakan meninggal dan sekitar 500.000 orang kehilangan tempat tinggal. Sebagai monumen dan pengingat simbolis bencana yang luar biasa ini, Museum Tsunami Aceh secara resmi dibuka pada Februari 2008, yang berfungsi sebagai pusat pendidikan serta penanggulangan darurat bencana tsunami.

Bangunan museum mengadopsi rumah tradisional Aceh serta menyerupai kapal dengan corong yang menonjol. Arsitektur museum menggabungkan rumah tradisional Aceh dengan tempat berlindung melayani sebagai pusat evakuasi dari tsunami di kemudian hari. Bangunan ini dihiasi dengan pola yang menggambarkan Tari Saman tradisional, sebuah grafis diterangi kata "Allah", dan memiliki taman kota yang terbuka.

Alamat : Jl. Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh

 

3. PLTD Apung

Peringatan lain tentang tsunami yang memporak-porandakan Kota Banda Aceh dapat ditemukan saat berkunjung ke PLTD Apung yang merupakan kapal besar yang pernah berlayar di perairan sekitar Aceh. Saat tsunami menghantam, kapal ini dibawa masuk ke darat dengan jarak yang cukup jauh dari laut dan telah ditinggalkan di sana sebagai monumen bagi mereka yang kehilangan nyawa. Anda dapat benar-benar naik ke kapal dan berjalan-jalan dan salah satu alasan terbaik untuk melakukan ini adalah dengan melihat ke seberang Banda Aceh dan menikmati pemandangan.

Alamat : Jl. Harapan, Banda Aceh

 

4. Museum Negeri Banda Aceh

Museum Aceh patut ditelusuri jika Anda ingin belajar lebih banyak tentang budaya Aceh. Di dalamnya Anda akan menemukan beberapa koleksi dengan foto dan memorabilia seperti peralatan pertanian, tekstil, pedang, dan barang antik tradisional lainnya.

Di dekat museum terdapat Rumoh Aceh (Rumah Aceh). Rumah Aceh memiliki rumah panggung yang menunjukkan kepada Anda bagaimana orang bisa hidup di masa jaman dulu. Ini sebenarnya daya tarik paling menarik di museum jadi pastikan untuk tidak melewatkannya.

Alamat : Jl. ultan Alauddin Mahmudsyah

 

5. Pemakaman Kherkhof

Pemandangan lain di Aceh adalah Kherkhof yang merupakan pemakaman besar dengan kuburan Belanda dan Indonesia. Para prajurit yang dikebumikan di sini meninggal saat berperang melawan Aceh dan ada prasasti nama orang-orang yang meninggal di pintu masuk pemakaman. Daerah itu hancur akibat tsunami dan batu-batu besar robek di perairan tapi sekarang diganti dengan salib kayu.

Alamat : Jl. Teuku Umar, Banda Aceh

 

6. Gunongan

Gunongan adalah monumen yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda untuk istrinya sebagai pengingat kampung halamannya di Pahang di Malaysia. Gunongan ini juga digunakan sebagai tempat mandi untuk sang putri meski sekarang siapapun bisa berkunjung.

Alamat : Jl. Teuku Umar, Banda Aceh

 

7. Pantai Lampuuk

Menikmati terik matahari di pantai berpasir putih, melihat sunset di sore hari dan berselancar di ombak laut yang biru, tidak hanya bisa dinikmati di Bali. Aceh punya Pantai Lampuuk yang memiliki semua kelebihan itu. Air lautnya sangat jernih yang berwarna biru kehijauan disertai dengan ombak yang cukup besar dan cocok untuk berselancar. Setiap hari libur misalnya hari sabtu dan minggu, pantai ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan lokal dari berbagai daerah maupun dari manca negara.

Pantai Lampuuk memiliki garis pantai sepanjang sekitar 5 kilometer. Pantai ini berpasir putih bersih nan lembut, air laut berwarna biru kehijauan, dan ombak yang bersahabat untuk para peselancar. Ke arah daratan terdapat pepohonan pinus yang rimbun dan lebih jauh lagi terlihat deretan pegunungan yang hijau.

Alamat : Pantai Lampuuk, Banda Aceh

 

8. Pantai Lhoknga

Dekat dengan Lampuuk yang juga merupakan pantai favorit di Banda Aceh, terdapat Pantai Lhoknga. Tempat wisata ini berjarak sekitar 20 km dari Banda Aceh. Di sini, Anda bisa bersantai di bawah pepohonan rindang atau bermain voli pantai di pantai berpasir putih dan landai. Jika santai dan berjemur tidak cukup untuk Anda, Anda bisa mencoba surfing di laut yang biru jernih. Pantai Lhoknga memiliki ombak setinggi 1,5 sampai 2 meter yang cocok untuk mereka yang menyukai adrenalin.

Alamat : Pantai Lhoknga, Banda Aceh

 

9. Puncak Geureutee

Geureute merupakan puncak gunung yang menghadap langsung ke Samudra Hindia. Puncak ini menawarkan pemandangan lautan yang begitu menakjubkan, Kaki gunung langsung berbatasan dengan lautan yang dalam. Dari sini, akan terlihat lautan biru yang indah ditambah dengan tiupan angin yang menyegarkan.

Alamat : Geureutee, Jalan Lintas Banda Aceh - Meulaboh

 

10. Air Terjun Kuta Malaka

Air Terjun Kuta Malaka memiliki ketinggian kurang lebih 600 m dpl, dengan bentuk bertingkat-tingkat dan keadan disekitarnya masih sangat alami. Konon kata masyarakat adat mencapai 7 tingkat dan bahkan ada yang mengatakan 20 tingkat. Bunyi gemericik air yang tumpah. Nyanyian burung berlomba dengan jangkrik. Aroma khas udara berembus sepoi-sepoi dari pepohonan hutan. Ketiganya bersatu menenteramkan jiwa dan mendamaikan pikiran kala menikmati Air Terjun Kuta Malaka.

Alamat : Desa Samahani, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar


Favorit