Cari Tempat Wisata


Air Terjun Moramo Kendari : Air Terjun Bertingkat yang Paling Indah dan Unik

Air Terjun Moramo Kendari : Air Terjun Bertingkat yang Paling Indah dan Unik
Kategori : Wisata Alam / Air Terjun
Lokasi Indonesia / Sulawesi Tenggara
Alamat : Kendari, Sulawesi Tenggara
Views : 185

Kendari adalah kota dari Provinsi Sulawesi Tenggara yang terkenal karena memiliki banyak objek wisata yang indah seperti Pulau Labengki & Taman Konservasi Kerang Raksasa Tolitoli. Salah satu objek indah yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Kendari adalah Air Terjun Moramo.

Tersembunyi di sisi selatan kota, air terjun ini dianggap sebagai air terjun paling indah di Indonesia. Pembentukan air terjun ini terdiri dari banyak level kolam cekungan dan air terjun di berbagai susunan. Anda tidak akan pernah menemukan formasi air terjun yang bisa lebih unik dari pada formasi Air Terjun Moramo.

Sekitar air terjun adalah hutan yang luas dengan vegetasi tebal pohon-pohon tua. Objek indah ini adalah bagian dari Cagar Alam Tanjung Peropa yang melindungi beberapa spesies endemik dan terancam punah di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Air Terjun Moramo terkenal karena memiliki tingkat air terjun bertingkat. Air terjun itu mengalir di atas batu raksasa sepanjang 100 meter yang dipisahkan dalam banyak tingkatan. Secara umum, ada 7 tingkatan utama. Tetapi di antara semuanya itu, ada lebih dari 60 tingkatan air terjun minor lainnya. Setiap tingkat air terjun berkisar antara 0,5 hingga 3 meter.

Pada setiap tingkat, baik besar dan kecil, ada kolam cekungan yang membungkus air yang jatuh sebelum jatuh lagi ke tingkat yang lebih rendah dari kolam cekungan lainnya. Air di setiap kolam sangat segar dan bersih, sehingga Anda bisa berenang di sana.

Batu yang membentuk air terjun ini terbuat dari batu marmer onyx alami. Tercatat bahwa situs ini merupakan sumber batu marmer onyx terbesar di Indonesia. Menurut penelitian, diperkirakan ada sekitar 860 miliar meter kubik. Batu itu secara alami unik dalam warna dengan warna abu-abu kehijauan.

Di Air Terjun Moramo, Anda juga dapat naik dari satu tingkat air terjun ke air terjun yang lebih tinggi. Kegiatan ini cukup aman karena batunya tidak licin. Jika Anda perhatikan, batu-batu tersebut terbentuk oleh sulfur dan alkali, yang tidak mungkin ditumbuhi lumut. Itulah sebabnya batu-batu itu tidak licin bahkan jika dituangkan dengan air setiap saat.

Air Terjun Moramo dikelilingi oleh hutan lebat yang masih sangat alami. Hutan dipenuhi dengan pohon-pohon kuno yang bisa mencapai lebih dari 100 tahun. Di antara pepohonan itu, Anda juga bisa melihat berbagai jenis burung dan kupu-kupu terbang di sekitarnya. Hewan terbang kecil ini biasanya berwarna cerah, memberikan kontras yang indah dikombinasikan dengan dedaunan hijau pepohonan.

Hutan dan air terjun sebenarnya merupakan bagian dari Cagar Alam Tanjung Peropa. Itulah sebabnya Anda memiliki kesempatan untuk melihat banyak hewan unik yang hidup di hutan yang dalam. Beberapa hewan endemik, seperti anoa, burung rangkong, dan babi rusa. Burung Rangkong cukup mudah dilihat karena mereka suka terbang di sekitar hutan. Tetapi anoa dan babi rusa jarang muncul karena populasinya sangat rendah. Mereka sekarang dianggap sebagai spesies yang terancam punah.

Di dalam hutan, Anda juga akan menemukan beberapa air terjun lain yang memiliki formasi serupa dengan Air Terjun Moramo, tetapi jauh lebih kecil. Air dari air terjun kecil ini mengalir ke sungai kecil tanpa batu.

Penginapan

Di Kendari, ada banyak jenis hotel dan homestay untuk Anda menginap. Harga dapat berkisar tergantung pada kelas dan fasilitas masing-masing akomodasi.

Menuju Lokasi

Air terjun yang indah ini terletak sekitar 45 kilometer selatan dari kota Kendari. Tidak ada transportasi umum yang dapat membawa Anda ke lokasi Air Terjun Moramo. Anda perlu menggunakan kendaraan sendiri, mobil sewaan, atau sepeda motor untuk sampai ke sana. Dari pusat kota Kendari, perjalanan akan memakan waktu sekitar 90 menit.

Dari tempat parkir, Anda harus berjalan sekitar satu kilometer sebelum mencapai lokasi air terjun yang tepat. Jalur dari tempat parkir ke air terjun dikelilingi oleh hutan lebat, memberikan nuansa sejuk, udara segar, dan angin sepoi-sepoi. Oleh karena itu, perjalanan berjalan akan terasa lebih menyenangkan dan hidup daripada membosankan dan melelahkan. Jalur itu sendiri terdiri dari tangga batu buatan, beberapa jembatan kayu, tangga, dan tanah yang rata.

or cancel