Cari Tempat Wisata


Danau Laut Tawar Takengon : Danau Terluas di Aceh dengan Ikan Depik yang Khas dan Gurih

Danau Laut Tawar Takengon : Danau Terluas di Aceh dengan Ikan Depik yang Khas dan Gurih
Kategori : Wisata Alam / Danau
Lokasi Indonesia / Aceh
Alamat : Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah, Provinsi Aceh
Views : 1411

Danau Laut Tawar adalah danau yang terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Di sebelah barat danau terdapat Takengon, yang juga merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Tengah. Luas danau ini sekitar 5.472 hektare, dengan panjang 17 km dan lebar 3.219 km. Volume air sekitar 2.537.483.884 m³ (2,5 miliar liter).

Nama Laut Tawar diambil karena luas wilayah yang dimiliki danau ini dan kandungan air tawar di dalamnya. Keberadaan Danau Laut Tawar untuk penduduks etempat digunakan untuk sumber air untuk seluruh kebutuhan, sumber mata pencaharian khususnya nelayan dan tujuan wisata.

Panorama di sekitar danau yang diapit oleh dua bukit menghadirkan keindahan tersendiri bagi Anda yang berkunjung ke tempat ini. Danau ini juga memiliki spesies ikan khas yang hanya ada di sini, yaitu ikan Depik atau Rasbora Tawarensis. Ikan ini berbetuk  tubuh ramping setinggi jempol manusia, dan berkilau putih serta rasanya gurih.

Penduduk sekitar danau biasanya beraktivitas menangkap ikan depik yang juga merupakan salah satu sumber mata pencaharian yang sangat menggiurkan karena harga ikan depik di pasar cukup mahal. Bagi Anda yang berkunjung ke Kota Takengon atau Danau Laut Tawar jangan lupa untuk mencicipi ikan depik yang gurih, tersedia di beberapa rumah makan di Takengon dan sekitar Danau Laut Tawar. Menikmati ikan depik yang biasanya digoreng atau dipepes sambil memilihat panorama danau yang mempesona, air danau yang jernih dan beberapa perahu nelayan yang sedang memburu ikan depik adalah pengalaman berharga yang tak terlupakan.

Berdasarkan legenda rakyat setempat, Danau Laut Tawar terjadi dari kisah seorang putri yang menikahi pria dari kerajaan lain yang tidak direstui oleh orang tuanya. Ketika dia meninggalkan istana, dia membalikkan wajahnya ke belakang dan saat itu terjadi guntur, kilat dan hujan deras yang membuat sang putri terjatuh dan menangis. Hujan dan tangisan sang putri kemudian diyakini sebagai sumber air danau.

Menuju Lokasi

Dari Banda Aceh, Anda bisa naik bus atau menyewa mobil menuju ke Takengon. Dibutuhkan 8 jam untuk sampai kesana.

Jika berangkat dari Medan, naik bus dari stasiun bus menuju Banda Aceh, dan singgah di Lhokseumawe. Perjalanan Medan-Lhokseumawe sekitar 4 jam. Dari Lhokseumawe ke Takengon Anda bisa naik minibus dan butuh waktu 3 jam untuk sampai ke sana.

or cancel