Cari Tempat Wisata


Kapuas Hulu : Petualangan Memancing yang Menantang di Kalimantan Barat

Kapuas Hulu : Petualangan Memancing yang Menantang di Kalimantan Barat
Kategori : Wisata Alam / Sungai
Lokasi Indonesia / Kalimantan Barat
Alamat : Kapuas Hulu, Kalimantan Barat
Views : 236

Kapuas Hulu adalah Borneo yang  liar dan asli. Menuju ke sana lebih dari sekadar petualangan. Ini adalah pengalaman seumur hidup, melakukan perjalanan melalui sungai-sungai liar yang menantang yang berkelok-kelok melalui hutan hujan murni, rumah bagi banyak spesies yang terancam punah. Sudah memasuki Jantung Borneo.

Sungai Kapuas di Pulau Kalimantan atau Borneo adalah yang terpanjang di Indonesia. Pontianak terletak di sungai Kapuas di mana banyak rumah dibangun di atas garis air dan dihubungkan satu sama lain oleh jembatan kayu. Bagi para pemancing, Kabupaten Kapuas Hulu di Kalimantan Barat menawarkan beberapa tempat untuk menikmati memancing tingkat tinggi. Mencakup 29.842 kilometer persegi, kabupaten ini terletak di ujung timur Kalimantan Barat dan berbatasan dengan Sarawak, Malaysia.

Tempat memancing di daerah ini termasuk Danau Sentarum, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Danau Sentarum, dan gugusan danau Meliau dan Lindung. Danau Sentarum adalah danau besar, membentang 1.320 km persegi, di mana pengunjung dapat memancing di berbagai tempat sambil mematuhi aturan konservasi di dalam taman.

Tempat kedua adalah gugusan Danau Meliau. Meliau adalah nama dusun yang memiliki banyak danau dengan ikan endemik. Dusun Meliau terletak di desa Malemba, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu. Tujuan ini adalah tempat memancing yang populer dengan ekosistem alami dan spesies ikan endemik, terutama arowana (Screlopages formosus) dan toman (snakehead). Anda bisa memancing di 11 danau yang terhubung oleh sungai kecil dan rawa, termasuk danau Telatap, Lukuk, Kasim, Balairam Besar, dan lainnya.

Selain pengalaman memancing, pengunjung juga dapat belajar tentang budaya lokal di wilayah Meliau. Dusun ini memiliki betang (rumah tradisional Dayak), yang panjangnya 90 meter dan dihuni oleh 33 keluarga Dayak Iban.

Tempat ketiga, Danau Lindung, adalah danau yang dilindungi di mana separuhnya diawasi oleh masyarakat untuk memanen ikan. Panen adalah waktu terbaik untuk mengunjungi, di mana Anda akan melihat masyarakat berkumpul bersama memanen berton-ton ikan air tawar.

Air Terjun Sompu tidak kalah menarik. Tingginya tiga meter dan dikelilingi oleh pemandangan dramatis. Dapat dicapai baik di darat atau di atas sungai Kapuas. Sebuah batu bertuliskan ditemukan di distrik Nangmahap, dekat Pahit, di sungai Tekaret. Dipercayai berasal dari abad ke-5 dan membawa kelegaan simbol lingga serta prasasti dalam aksara Palawa, memproklamirkan beberapa ajaran Buddha. Batu itu agak besar. Bagian tertinggi adalah 9,90 meter. Lebar 5,10 meter dan keliling 15 meter.

or cancel