Cari Tempat Wisata


Pulau Biak Papua : Pesona Pulau Karang yang Menawarkan Keindahan yang Berkelimpahan

Pulau Biak Papua : Pesona Pulau Karang yang Menawarkan Keindahan yang Berkelimpahan
Kategori : Wisata Bahari / Diving & Snorkeling
Lokasi Indonesia / Papua
Alamat : Biak, Papua
Views : 1401

Biak mungkin merupakan pemberhentian pertama bagi traveler yang menuju ke pemandangan liar Papua. Biak adalah sebuah pulau yang terletak tak jauh dari pantai utara daratan Papua dan dilayani oleh pesawat yang berasal dari Jawa, Sulawesi dan Flores.

Biak adalah tempat yang tepat untuk Anda kunjungi sebagai basis karena pulau ini menawarkan semua daya tarik yang dipancarkan oleh Papua dalam pikiran wisatawan. Anda akan memiliki pilihan pantai yang masih asli, air terjun tropis dan terumbu karang perawan dengan kehidupan laut yang berkelimpahan.

Setibanya di bandara Biak. cukup mudah untuk menemukan transportasi karena akan ada selusin atau lebih taksi menunggu untuk mengantarkan Anda ke hotel.  Hotel di Papua ini jauh lebih mahal daripada kawasan lain di Indonesia sehingga diharapkan bisa membayar dua kali lipat dari biasanya.

Bepergian di sekitar Biak cukup mudah dan Anda bisa mengatur transportasi di hotel tempat Anda menginap. Sebuah tempat untuk dituju adalah Bosnik sebelah timur kota utama Biak. Kebanyakan orang menuju Bosnik bukan untuk kota itu sendiri tapi derasnya pantai yang melapisi pantai di sini. Beberapa tempat terbaik untuk snorkeling adalah Pantai Saba yang berada tepat di depan Hotel Biak tua dan 5 km ke timur Anda akan sampai di desa Barito. Pastikan Anda memiliki peralatan snorkeling Anda, karena laut di sini sangat menarik dengan perairan pirus dan karangnya yang masih asli.

Pulau-pulau terluar terpencil juga menawarkan beberapa spot snorkeling dan pantai yang menakjubkan. Untuk sampai ke pulau-pulau ini Anda dapat sekali lagi mengatur perjalanan melalui hotel Anda atau mencoba untuk menaiki perahu menuju Wardo di sore hari. Wardo terletak sekitar 35 km barat laut kota utama Biak. Banyak pulau tidak memiliki akomodasi  tapi Anda bisa tinggal di desa. Jika Anda memilih opsi ini, Anda harus selalu meminta kepala desa untuk mendapatkan otorisasi. Biasanya cukup untuk membayar sekitar Rp 50.000 per malam. Anda juga akan diberi makan tiga kali sehari.

Jika Anda keluar dari Pantai, Anda bisa menuju Gua Jepang. Di sinilah tempat Jepang bersembunyi selama tahap akhir Perang Dunia Kedua dari Amerika. Kunjungan ini agak menarik karena Anda akan melihat lampu minyak tua, drum minyak dan tidak diragukan lagi menyaksikan kadal dan ular. Jika Anda berkunjung di pagi hari Anda akan dipenuhi oleh banyak kelelawar buah.

or cancel