Cari Tempat Wisata


Masjid Agung Patimburak: Masjid Unik dan Tertua di Kabupaten Fakfak, Papua Barat

Masjid Agung Patimburak: Masjid Unik dan Tertua di Kabupaten Fakfak, Papua Barat
Kategori : Wisata Religi / Islam
Lokasi Indonesia / Papua Barat
Alamat : Masjid Patimburak, Fakfak, Papua Parat
Views : 79

Ketika bercerita tentang Provinsi Papua Barat, orang mungkin berpikir tentang Raja Ampat. Namun, provinsi ini memiliki daya tarik lain juga. Sebagai contoh adalah bangunan tua dan bersejarah, yang disebut Masjid Patimburak (Al-Yasin). Struktur megah ini berada di Distrik Kokas dan bagian dari Kabupaten Fakfak. Faktanya adalah bahwa ini adalah kenang-kenangan penting dari budaya Islam di Papua Barat. Saat ini, masjid telah menjadi lokasi yang menarik untuk jalan-jalan dan mempelajari sedikit sejarahnya. Singkatnya, masjid ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mengunjungi Provinsi Papua Barat.

Bentuk masjid terlihat seperti gereja dengan kubah di tengah-tengahnya. Satu hal yang membuatnya cukup menarik adalah warnanya. Masjid Patimburak menggabungkan berbagai warna seperti hijau, biru muda, putih, merah, dan oranye. Dengan demikian, memancarkan aura ceria dan bahagia, meskipun sudah tua. Ukuran masjid tidak lebih dari 100 m2, sehingga tidak dapat menampung banyak pengunjung. Di dekat masjid, ada pohon mangga besar. Ukurannya cukup besar! Jadi, apa isinya? Wisatawan dapat melihat 4 pilar utama di dalam dan nuansa yang nyaman.

Aktivitas

Apa yang bisa dilakukan orang di sana? Sebagian besar, wisatawan akan mencari tahu sejarah masjid. Mereka tertarik pada cerita seperti itu. Menurut penduduk setempat, masjid telah ada selama lebih dari 200 tahun. Kendati usia, strukturnya masih dalam kondisi baik. Sejarah memilikinya. Masjid ini dibangun pada tahun 1870 oleh Abuhari Kilian. Meskipun ukurannya tidak sebesar masjid lain, masjid ini menawarkan desain arsitektur yang unik. Kebanyakan pengunjung datang ke masjid karena alasan seperti itu. Mereka terkesan dengan desainnya yang memukau, menggabungkan konsep lokal dan Eropa.

Sepintas, masjid tampak seperti gereja Eropa. Tidak heran, fotografi menjadi kegiatan wisata yang signifikan di lokasi. Penduduk setempat juga terlihat dan sering memberi tahu wisatawan tentang sejarah masjid. Dikatakan struktur telah mengalami beberapa renovasi karena berbagai alasan, termasuk pengeboman Tentara Jepang. Faktanya adalah bahwa ada lubang, yang terbentuk oleh ledakan bom tersebut. Lokasinya dekat dengan masjid dan wisatawan diperbolehkan untuk mengamatinya.

Seperti masjid lainnya, Patimburak digunakan untuk melakukan sholat oleh penduduk setempat. Ada sekitar 35 rumah tangga yang tinggal di dekatnya. Bagi wisatawan, masjid dapat menjadi objek untuk fotografi atau tempat untuk melakukan wisata religius. Menjadi masjid tertua di Kabupaten Fakfak membuatnya lebih populer setiap hari. Dengan demikian, tidak ada yang harus melewatkan kesempatan untuk mengunjungi struktur sejarah seperti Provinsi Papua Barat.

Perjalanan atau Rute Menuju Lokasi

Pertama, pengunjung harus pergi ke Bandara Fak-fak Torea. Setelah sampai di lokasi, perjalanan selanjutnya melibatkan layanan transportasi lokal ke Kokas selama sekitar 2 jam. Jangan khawatir. Suasana segar gunung dapat meremajakan wisatawan. Dari Kokas, saatnya untuk menuju ke Desa Patimburak dengan perahu.

or cancel