Cari Tempat Wisata


Desa Budaya Pampang : Desa Tempat Tinggal Penduduk Asli Dayak Apokayan dan Kenyah di Samarinda

Desa Budaya Pampang  : Desa Tempat  Tinggal Penduduk Asli Dayak Apokayan dan Kenyah di Samarinda
Kategori : Wisata Budaya & Warisan / Desa Tradisional
Lokasi Indonesia / Kalimantan Timur
Alamat : Desa Budaya Pampang, Sungai Siring, Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur
Views : 14

Desa Pampang atau yang dikenal sebagai Desa Budaya Pampang adalah desa Dayak tradisional di Sungai Siring, Samarinda Utara, Kalimantan Timur, di mana masyarakat Apokayan dan Kenyah sebagai sub-suku Dayak  tinggal di sekitar rumah Lamin yang merupakan arsitektur tradisional untuk berbagai kegiatan budaya asli.

Desa Pampang merupakan pemukiman dayak yang juga budaya asli Borneo dimana setiap tahun masyarakat setempat menggelar Pelas Tahun sebagai perayaan ulang tahun dan upacara ritual Junan merupakan tradisi ratusan tahun untuk mengambil gula dari tangkai tebu yang diperas menggunakan kayu ulin.

Laki-laki di Desa Pampang membuat tato berpola tanaman dan hewan untuk menunjukkan posisi strata sosial. Wanita tua masih memegang tradisi Mucuk Penikng yang merupakan telinga yang memanjang. Proses memanjang telinga dilakukan sejak lahir. Diantara orang Dayak Kenyah, memanjang telinga dilakukan dengan menggunakan gelang logam atau gasing berukuran kecil.

Pemberat logam akan terus memanjangkan telinga hingga beberapa sentimeter. Di beberapa daerah, telinga panjang berfungsi sebagai identitas untuk menunjukkan umurnya. Bobot manik-manik yang diberikan kepada bayi lahir dan jumlah manik-manik yang menempel di telinga akan meningkat satu per tahun.

Setiap hari Minggu, masyarakat juga mengadakan acara tarian pribumi Dayak yaitu Bangen Tawai, Hudoq, Kanjet Anyam Tali, Ajay Pilling, Kancet Lasan, Nyalama Sakai, Kancet Punan Lettu dan masih banyak lagi. Pertunjukan tari digelar di rumah adat Lamin yang disebut Adat Pamung Tawai.

Rumah megah terbuat dari kayu Ulin dan seluruh dindingnya penuh dengan lukisan dan ukiran khas Dayak dengan warna dominan hitam, putih dan kuning. Diameter tiang dua meter dan atap dihiasi dengan kayu yang diukir indah di tengah dan di setiap sudut.

Sebuah tangga untuk menaiki rumah yang terbuat dari kayu. Bentuk tangga tidak berbeda antara rumah bangsawan dan rakyat jelata. Patung Blontang di sekitar rumah itu menggambarkan para dewa sebagai penjaga rumah atau lingkungan sekitar.

Akhir atap rumah dihiasi dengan kepala naga sebagai simbol keagungan dan kepahlawanan. Rumah panggung setinggi 3 meter sampai 5 meter dengan dinding berbentuk papan kayu dan di bagian bawah rumah berfungsi untuk ternak. Bagian paling belakang yang digunakan sebagai tanaman penyimpanan dan alat pertanian disimpan di tempat yang sama.

Tata letak lamin rumah berbentuk panjang. Bagian depannya adalah Bale-bale untuk menerima tamu atau tempat berkumpul saat pertemuan kerabat. Rumah Dayak biasanya ditempati oleh beberapa keluarga, dalam satu keluarga dimana masing-masing keluarga memiliki kamar pribadi.

Aktivitas

Menjelajahi etnografi, arkeologi, arsitektur, budaya dan kuliner. Melihat matahari terbenam dan matahari terbit, berburu fotografi dan videografi, dan lain-lain.

Perjalanan atau Rute Menuju Desa Pampang

Tujuan pertama Anda adalah Kota Samarinda, Ibukota Provinsi Kalimantan Timur. Kemudian dari  Samarinda  menggunakan mobil ke desa Pampang yang berjarak 20 km dari kota Samarinda.

or cancel