Cari Tempat Wisata


Desa Tua Pallawa di Toraja Utara : Desa dengan Tongkonan Paling Banyak dan Lebih Tua di Toaraja

Desa Tua Pallawa di Toraja Utara : Desa dengan Tongkonan Paling Banyak dan Lebih Tua di Toaraja
Kategori : Wisata Budaya & Warisan / Desa Tradisional
Lokasi Indonesia / Sulawesi Selatan
Alamat : Desa Pallawa, Sesean, Toraja Utara, Sulawesi Selatan
Views : 414

Desa Pallawa adalah bagian dari sejarah Provinsi Sulawesi Selatan. Legenda lokal telah menarik pengunjung untuk datang ke pemukiman ini. Desa ini juga populer karena Tongkonan (rumah adat). Dimana itu? Lokasinya berada di Kecamatan Sesean. Jaraknya 12 km dari Rantepao. Setelah Anda mencapai lokasi, Anda dapat melihat banyak rumah tradisional. Kenyataannya, jumlahnya lebih banyak daripada yang ada di Kete Kesu. Belum lagi itu lebih tua. Masalahnya adalah tidak sepopuler Kete Kesu karena lokasinya yang buruk.

Seperti disebutkan sebelumnya, Desa Pallawa terdiri dari banyak rumah tradisional (Tongkonan). Semua tampak dalam penampilan yang megah dan bersejarah. Beberapa anak lokal sering terlihat di jalan di antara rumah-rumah itu. Di belakang, ada hutan kecil. Itu berarti Anda mungkin mengharapkan banyak pohon juga. Sama seperti desa-desa lain di Tana Toraja, Anda dapat menemukan situs pemakaman langka di dekat permukiman. Namun, jaraknya 1 km dari desa. Dengan demikian, diperlukan perjalanan kecil untuk mencapai lokasi.

Aktivitas

Sama seperti desa-desa lain di Kabupaten Tana Toraja, Pallawa mewakili bagaimana kehidupan lokal. Ini adalah tujuan liburan yang cocok bagi mereka yang menyukai sejarah dan budaya. Itu karena desa memiliki cerita yang menarik. Beberapa penduduk desa mungkin memberitahu Anda tentang hal itu. Menurut sejarah, ada seorang pria bernama Tomadao yang berasal dari Gunung Sesean. Dia bertemu dengan seorang wanita bernama Tallo Mangka Kalena. Mereka memutuskan untuk menikah dan tinggal di bagian timur Pallawa. Dari pernikahan mereka, mereka mendapat seorang putra bernama Datu Muane. Kemudian, Datu menikahi Lai Rangri dan menciptakan pemukiman baru bernama Pallawa.

Saat ini, Desa Pallawa telah menarik banyak pengunjung. Pemukiman ini memiliki karakteristik yang unik, yaitu Tongkonan. Ada 11 dari mereka. Belum lagi ada 15 lumbung besar. Penduduk setempat menyebutnya "alang". Di depan rumah-rumah, ada tanduk kerbau. Dari segi bentuk, Tongkonan mirip dengan rumah tradisional Padang. Beberapa orang mengatakan dua budaya ini saling terkait satu sama lain. Tidak ada yang bisa memastikannya.

Karena budaya dan keindahannya yang masih alami, Desa Pallawa patut dikunjungi. Formasi Tongkonan, sejarah, dan budaya lokal menjadi atraksi utama desa. Juga, Anda harus mencoba makanan mereka. Misalnya, ada Pantollo ’Lendong. Ini terbuat dari daging belut. Makanan terkenal lainnya adalah Pa'piong. Bahkan, ada pilihan lain. Yang perlu Anda lakukan adalah berbicara dengan penduduk desa dan mencoba makanan lokal mereka.

Perjalanan atau Rute Menuju Lokasi

Perjalanan ke Kecamatan Sesean dari Kota Makassar memakan waktu sekitar 8 jam. Jaraknya 333 km. Ini perjalanan yang panjang, memang. Karena alasan ini, Anda harus memanfaatkan transportasi yang baik. Kalau tidak, itu akan melelahkan dan merepotkan. Juga, gunakan rute yang benar, yaitu Jalan  Poros Barru - Makassar. Jika Anda orang darli luar provinsi, transportasi terbaik adalah pesawat terbang. Dalam hal ini, mencapai Bandara Hasanuddin terlebih dahulu. Kemudian melanjutkan penerbangan ke Rantepao. Dari Rantepao mengambil taksi atau menyewa mobil  menuju Desa Pallawa.

or cancel