Cari Tempat Wisata


Purwakarta : Jendela Budaya Sunda yang Memikat

Purwakarta : Jendela Budaya Sunda yang Memikat
Kategori : Wisata Budaya & Warisan / Kota
Lokasi Indonesia / Jawa Barat
Alamat : Purwakarta, Jawa Barat
Views : 370

Terletak strategis antara ibu kota Jakarta dan ibu kota Jawa Barat, Bandung, Kabupaten Purwakarta dulunya lebih dikenal sebagai kawasan industri. Namun, seiring berjalannya waktu Purwakarta telah berkembang menjadi tujuan yang menarik dengan sendirinya yang menampilkan identitas aslinya sebagai jendela budaya bagi pola hidup kelompok masyarakat Sunda di Jawa Barat.

Menurut Bahasa Sunda Lama Jawa Barat, nama Purwakarta berasal dari kata Purwa yang berarti 'awal / asal' dan 'Karta' yang berarti 'hidup / aktif', maka Purwakarta secara umum berarti  'tempat yang semarak sejak zaman purba'. Keberadaan Purwakarta tidak terlepas dari sejarah bangsa dalam perang melawan kekuatan kolonial Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) atau Perusahaan Hindia Timur Belanda yang menduduki kawasan sekitar abad ke-17. Kabupaten ini kemudian berperan sebagai basis logistik utama Kerajaan Mataram Jawa saat mereka menyerang Batavia yang dikuasai VOC (sekarang Jakarta Lama). Pada gilirannya, sumber daya pertanian Purwakarta yang kaya kemudian juga dimanfaatkan oleh Pasukan Kolonial Belanda.

Sisa-sisa zaman penjajahan Belanda masih menghias banyak bagian Purwakarta. Hal ini dapat dilihat terutama yang ditemukan di pusat kota Purwakarta dimana situs peninggalan ditransformasikan menjadi beberapa landmark kota yang paling mengesankan.

Daya Tarik

Bangunan yang paling ikonik adalah Taman Air Mancur Sri Baduga di Situ Buleud yang terletak tepat di jantung kota, yang sebenarnya merupakan danau buatan yang pada awalnya dibangun pada zaman Belanda Kolonial.

Danau kecil ini sekarang telah berubah menjadi Taman Air mancur terbesar di Tenggara, yang disebut Taman Air Mancur Sri Baduga, yang memiliki taman seluas 3 hektar dengan pusat air mancur menggunakan teknologi mutakhir. Di sini, di tengah-tengah ratusan air mancur berdiri megah patung Prabu Kian Santang, putra Prabu Siliwangi, juga dikenal sebagai Sri Baduga, Maharaja paling terkenal yang memerintah Pajajaran kuno. Di sekeliling patung tersebut, tidak kurang dari 2.000 semburan air menyemburkan air yang menari mengikuti musik yang disinkronkan. Dan disempurnakan oleh aliran cahaya dengan warna pelangi dan permainan laser membentuk gambar seorang pria dan seorang wanita yang menari tarian tradisional Sunda.

Terletak tidak jauh dari Taman Air Mancur Sri Baduga, ada bangunan bersejarah lain yang diyakini dibangun pada abad ke 19 yang disebut Gedung Kembar. Saat ini, salah satu bangunannya dijadikan Museum unik bernama Museum Bale Panyawangan Diorama. Secara umum diterjemahkan, Bale Panyawangan berarti 'tempat untuk memandang'. Seperti namanya, inilah tempat yang tepat untuk mengamati tidak hanya sejarah Purwakarta tapi juga kerajaan Pajajaran Sunda yang besar, dan budayanya. Uniknya, museum ini tidak hanya menampilkan koleksi konvensional namun juga dilengkapi dengan berbagai tampilan digital. Salah satunya, pengunjung bisa melakukan tur virtual Purwakarta dengan sepeda antik.

Bagi mereka yang ingin menikmati olahraga air seperti kano, ski air, selancar angin, dan banyak lainnya, Purwakarta memiliki Grama Tirta Jatiluhur atau Taman Air Jatiluhur yang dibangun di sepanjang Bendungan Jatiluhur. Disini, Anda tidak hanya bisa melakukan berbagai aktivitas, Anda juga bisa menikmati pemandangan spektakuler Waduk Jatiluhur dan Danau. Bagi penggemar memancing, ada juga Bendungan Cirata yang menawarkan pengalaman memancing yang mengesankan.

Bagi yang mencari alam yang benar-benar menyegarkan, berangkatlah ke Wanayasa yang hanya berjarak sekitar 23 Km dari pusat kota Purwakarta. Inilah Danau Wanayasa yang indah di antara bukit-bukit subur di sekitar Gunung Burangrang. Ada juga Air Terjun Cipurut dan Sungai Cidomas yang membuat liburan yang sempurna dari keramaian dan hiruk pikuk kehidupan kota sehari-hari.

Jika Anda ingin sedikit petualangan, Anda dapat mendaki Gunung Lembu, Gunung Parang, Gunung Cupu, dan Gunung Bangkok.

Makanan

Saat berada di Purwakarta, jangan lupa mencicipi makanan keistimewaan Purwakarta yaitu Sate Maranggi, sajian khas kabupaten ini  yang telah menjadi makanan favorit banyak orang Indonesia. Terbuat dari Domba atau daging sapi, yang membuat Sate Maranggi berbeda dengan sate atau tusuk daging lainnya adalah sebelum dihidangkan, daging untuk sate maranggi direndam dalam berbagai ramuan dan rempah-rempah yang memberikannya rasa yang berbeda. Sate Maranggi biasanya disajikan dengan potongan tomat segar, bawang merah dan saus pedas (sangat panas).

Penginapan

La Derra Hotel
Alamat: Jalan A. Yani No.5, Sindangkasih, Purwakarta, Sindangkasih, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41113, Indonesia
Telepon: +62 264 8301367

Grand Situ Buleud Hotel
Alamat: Jl. Siliwangi No. 11, Nagri Tengah, Purwakarta, Nagri Tengah, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41114, Indonesia
Telepon: +62 264 201360

Kota Bukit Indah Plaza Hotel
Alamat: Kawasan Industri Kota Bukit Indah Blok L, Cinangka, Bungursari, Cinangka, Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41181, Indonesia
Telepon: +62 264 351888

Harper Purwakarta
Alamat: Jl. Raya Bungursari No.122, Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41181, Indonesia
Telepon: +62 264 8642888

Hotel Grand Permata
Alamat: Jalan Raya Bungursari No.171, Cibening, Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41181, Indonesia
Telepon: +62 264 8302271

 

or cancel

Tempat Wisata Lainnya di Jawa Baratmore »

Event di Jawa Barat more »

Bandung: Tuan Rumah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia 2017

Bandung: Tuan Rumah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia 2017

( Aug 26, 2017, 07 : 00 / Aug 26, 2017, )